4 Kiat Untuk Meningkatkan Memori Anak

4 Kiat Untuk Meningkatkan Memori Anak

Editor    : Ida Rosdalina

Tanggal : Jumat, 21 April 2017

Berbagi :

Nakita.id - Mengingat sesuatu itu tidak mudah. Kepala orang dewasa dipenuhi dengan begitu banyak hal, seperti apa yang terjadi di tempat kerja, apa yang terjadi dengan teman-teman dan keluarga, apa yang harus kita beli, dan lain-lain. 

Batita juga tidak bisa mengingat, tapi sebagian besar karena mereka adalah orang baru yang berusaha mengungkap dunia. Sebagai orang dewasa, Ibu harus membantu mereka. Ini beberapa hal yang perl diingat. (Tulis ya supaya Ibu tidak lupa).

Jenis Memori

Otak manusia memiliki kapasitas memori jangka pendek dan jangka panjang. Ada 2 jenis utama dari memori jangka panjang yang bisa Ibu kembangkan pada anak. Memori ini memiliki 2 fungsi yang berbeda dalam kehidupan sehari-hari.

(Baca juga : Cara Mudah Latih Daya Ingat Anak)

  • Memori implisit: Ada hal-hal yang ibu tidak berusaha ingat. Ingatan ini bisa tiba-tiba muncul jika Ibu menginginkannya. Ini jenis memori seperti ketika kita naik sepeda setelah bertahun-tahun lamanya.
  • Memori eksplisit: ini adalah memori yang harus Ibu ingat dengan sadar. Hal-hal ini misalnya, seperti mengingat nomor telepon atau resep makanan yang cuma dibuat setahun sekali. 

Sementara, anak sudah mulai mampu menggunakan kedua jenis memori ini. Hal-hal seperti lagu ABC akhirnya akan menjadi memori implisit. Tapi untuk saat ini, ada beberapa cara mengasah dari memori jangka pendek ke memori eksplisit jangka panjang.

(Baca juga : Makanan untuk Kecerdasaan Otak Anak)

Pendukung Memori

Ini beberapa tugas orang tua untuk membantu meningkatkan ingatan anak. Ibu mungkin sudah pernah melakukan cara-cara ini untuk diri sendiri di masa lalu. Tapi anak hanya mengandalkan pengalaman sekarang. Jadi mungkin sudah saatnya kita menggali lebih dalam dan mulai aktif membangun memori anak menjadi lebih baik.

1. ULANGI DAN ULANGI

Ingatkan anak dengan cara mengulangi terus-menerus. Mungkin Ibu terdengar seperti kaset rusak tapi ini berfungsi sebagai pengingat yang efektif dilakukan si kecil. Cara ini merupakan bagian penting dari pembangunan memori. Ketika Ibu sedang mencoba untuk mengulangi suatu hal padanya, gunakan kata-kata pendek yang efektif disertai dengan nada lembut.

2. BIARKAN ANAK MELAKUKANNYA SENDIRI

Dorong anak untuk melakukan tugas apa pun yang Ibu butuhkan guna membantu si kecil mengingatnya sendiri. Lakukan ini sesering mungkin setiap harinya dalam rutinitas anak. Ini adalah jalan agar memori anak berubah menjadi memori implisit.

(Baca juga : Zinc Tingkatkan Memori Otak Anak)

3. LAKUKAN CARA MELALUI LAGU

Pasti Ibu pernah terngiang-ngiang sebuah lagu yang sering diputar di mana saja. Nah memori ini biasanya dikategorikan sebagai memori implisit. Manfaatkan cara ini dengan membuat hal-hal yang paling Ibu ingin diingat anak menjadi sebuah lagu, seperti membuat lagu sederhana dan tambahkan nama anak-anak Ibu sebagai poin bonus supaya ia lebih fokus dan perhatian pada setiap kata yang ia dengarkan.

4. PUJI ANAK

Teriakan hanya akan menakut-nakuti anak. Sebaliknya, jika Ibu memberikan pujian dengan bahasa dan nada ucapan yang baik, ia akan mengingatnya menjadi memori jangka panjang. Jika Ibu ingin agar anak bisa melakukan suatu hal yang Ibu inginkan, jangan lupa untuk selalu memanggil namanya dengan benar supaya anak bisa lebih peka dalam hal mengingat. 

Sumber : fatherly

PENULIS

Avrizella Quenda