Jangan Anggap Si Kecil Anak Cengeng, Kenali Dulu Penyebabnya!

  • Selasa, 8 Agustus 2017 20:40 WIB

Sebelum menganggap si kecil adalah anak cengeng, ada baiknya mengenali penyebabnya! | MOM JUNCTION

Nakita.id - Intensitas dan kualitas tangisan setiap anak memang berbeda satu sama lain. Ada anak yang jarang menangis atau hanya menangis kala benar-benar merasa sakit. Tetapi ada juga anak yang sebentar-sebentar menangis bahkan disertai teriakan dan amukan. Nah, julukan si cengeng sering diberikan kepada anak-anak seperti ini.

Baca juga: Ini Sikap yang Tepat Dalam Menghadapi Anak Cengeng 

Menurut Ima Sri Rahmani, Psi., dari Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, julukan si cengeng menjadi tidak tepat sebetulnya karena setiap anak pasti mempunyai alasan di luar dirinya. Tangisan merupakan cara anak batita untuk mengomunikasikan sesuatu. Ketidakpuasan, ketakutan dan kecemasan, adalah beberapa kemungkinan sesuatu itu. Ada rumus yang dapat digunakan untuk mencari penyebab dan mengatasinya, A (attendance) + B (behaviour) + C (consequence).

* Attendance

Attendance adalah penyebab/latar belakang yang membuat anak mudah sekali menangis. Penyebab bisa berlangsung sejak bayi atau pada situasi saat ini. Aspeknya pun sangat beragam, mulai gangguan kesehatan hingga masalah psikis. 

* Behaviour

Behaviour merupakan perilaku yang meresahkan ditambah perilaku lain yang muncul bersamaan. Perilaku meresahkan itu adalah menangis, sedangkan tambahannya mungkin intensitas menangis yang berlebihan, sulit ditenangkan, disertai amukan, dan lainnya. 

* Consequence

Consequence adalah upaya mengatasi tangisan anak berdasarkan penyebabnya. Jika anak menangis karena mainannya diambil, maka konsekuensinya adalah anak itu harus mendapatkan kembali bonekanya agar mau berhenti menangis. 

Baca juga: Pola Asuh Ini Dapat Mengatasi Anak Yang Cengeng 

Reporter : Gisela Niken
Editor : Ipoel

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×