Mengasuh anak dengan memberi contoh akan lebih efektif.

4 Cara untuk Bikin Bayi Belajar tentang Sebab-Akibat

Editor    : Ida Rosdalina

Tanggal : Rabu, 19 April 2017

Berbagi :

Nakita.id - Anda mengemudi terlalu cepat, lalu ditilang. Itu contoh sebab-akibat. Anda terlambat bekerja, lalu bos marah. Itu juga sebab-akibat. Jelas, bahwa hubungan antara aksi ini sangat penting, anak Anda perlu lebih cepat mengetahuinya. Ide sebab-akibat berkembang secara natural bagi kebanyakan anak, tapi masih ada cara di mana Ibu bisa membantunya.

Ada cara alamiah bagaimana anak-anak belajar tentang rantai kejadian. Ternyata pemahaman bahwa melakukan A bisa berakibat B terjadi sangat awal dalam kehidupan seorang anak dan berlanjut terus bahkan setelah mereka membuat banyak kesalahan. 

USIA 2 BULAN

Menurut para peneliti di UC Berkeley bayi-bayi sejak usia 2 bulan bisa menyusun ide umum. Saat diberi mainan yang akan bergerak jika ada tendangan kaki, bayi-bayi itu menendang lebih sering untuk membuat mainan itu bergerak. Ini menunjukkan mereka telah paham hukum sebab-akibat.

(Baca juga : Kiat Ajari Bayi Agar Mandiri)

USIA 3 BULAN

Pada usia sekitar 3 bulan, bayi mulai memahami bahwa ketika ia menangis atau tertawa, kedua orang tuanya akan merespons dengan berbagai cara. Seperti memasuki ruangan, menggendongnya atau tersenyum balik ke arahnya.

USIA 6 SAMPAI 12 BULAN

Setelah anak Ibu sedikit lebih tua, permainan sebab-akibat dapat berubah menjadi eksperimen. Di sini, bayi mulai memahami bahwa menekan tombol merah pada mainan dapat membuat suara-suara dan sebagainya. Bayi juga mengetahui bahwa ketika ia menjatuhkan sesuatu dari kursi tinggi, Ibu akan mengambilnya secara berulang kali.

(Baca juga : Yang Harus Mama Ajarkan Pada Bayi)

Mengapa Ini Begitu Penting?

Konsep sebab dan akibat merupakan dasar untuk sejumlah besar keterampilan masa depan. Ini juga berlaku pada kemampuan dan keterampilan matematika. Sebab dan akibat juga akan menetapkan kerangka kerja ketika ia beranjak dewasa.

Akhirnya, ada pula aspek-aspek sosial. Sebab dan akibat terkait dengan hubungan yang baik. Ini juga penting untuk anak agar dapat bergabung dalam hubungan sosial di mana semuanya dapat ia bagikan, seperti mengikuti aturan dan etiket tertentu.

Bagaimana Cara Membantu

Ada cara membantu menanamkan pelajaran dan pemahaman tentang sebab-akibat pada bayi sejak dini. Berikut adalah beberapa kegiatan sederhana:

  • Menara Blok: Ibu membangun menara dan bayi merobohkannya
  • Permainan Air: Isi ember atau mangkuk dengan air, bantu anak Anda membuat gelombang air. Tambahkan pula sedikit mainan di dalamnya.
  • Pukul Gong: Berikan tutup panci dan sendok kayu. Biarkan bayi melakukan hal-hal yang ia inginkan, seperti memukul tutup panci sekeras-kerasnya. 
  • Gulirkan Bola: Gulirkan bola bolak-balik bersamaan dengan bayi Anda. 

(Baca juga : 4 Mainan Mencerdaskan untuk Bayi)

Ibu juga dapat memberikan ide permainan lainnya, sesuai dengan keinginin. Kuncinya adalah untuk bersabar. 

Sumber : fatherly

PENULIS

Avrizella Quenda