Bayi Demam Di Bagian Kepala Saja, Berbahayakah?

  • Senin, 17 Juli 2017 21:00 WIB

Mengatasi bayi demam di kepala saja | youtube

Nakita.id – Demam jadi salah satu penyakit langganan anak yang kerap kali membuat para Ibu panik. Duh, bagaimana ya jika bayi demam di bagian kepala? Apakah itu bisa disebut dengan demam? Bagaimana cara mengatasinya?.

Dilansir dari situs alodokter.com, bagian kepala bayi ternyata memang cenderung lebih hangat. Menurut dr. Yusi Caprianti, bagian kepala pada bayi memang terasa lebih hangat karena kulit kepala bayi tipis.

Banyaknya pembuluh daerah pada bagian kepala membuat kepala bayi memang lebih hangat daripada tubuhnya. Jadi, Ibu sebaiknya mengecek suhu tubu si kecil dengan menggunakan alat ukur yang tepat dibanding hanya merasakan panas di bagian kepala saja.

Baca juga: Cara Tepat Mengatasi Demam pada Bayi

Menurut American Academy of Pediatrics, bayi bisa dikatakan mengalami demam jika dilihat dari suhu menguhnya. Normalnya, suhu tubuh bayi berkisar antara 26 derajat Celcius sampai 28 derajat Celcius. Lebih dari itu, bayi bisa dibilang sedang mengalamai demam. Mengukur demam paling tepat adalah menggunakan termometer yang dikepit di ketiak atau dimasukkan ke dubur.

Perlu Ibu ketahui bahwa demam merupakan gejala infeksi yang terjadi pada anak. Infeksi bisa terjadi pada bagian tubuh manapun. Maka untuk mengatasinya, Ibu perlu memberikannya waktu beristirahat yang cukup.

Memberinya tempat yang nyaman akan membantu si kecil tidur dengan cukup. Memberinya asupan cairan juga penting untuk membantunya melawan infeksi. Hindari pemberian pakaian yang terlalu tebal karena panas akan membuat suhu tubuh mereka menjadi naik.

Baca juga: Ini Yang Harus Dilakukan Bila Si Kecil Demam 

Apakah si kecil butuh penurun panas? Jika anak demam namun tidak menunjukkan tanda-tanda sakit yang berlebihan ada baiknya Ibu hanya membiarkan ia untuk beristirahat. Ibu perlu memberinya obat jika suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celcius. Pemberian obat penurun panas di usia bayi pun harus menurut rekomendasi dokter.

Berikan obat penurun panas jika si kecil terasa tidak nyaman, lesu dan tidak dapat menerima cairan seperti ASI atau makanan lainnya. Demam yang berlangsung terus menerus selama beberapa hari juga menjadi tanda Ibu harus segera membawanya ke dokter.

Baca juga: Cepat Turunkan Demam Anak Tanpa Obat 

Bayi yang perlu perawatan lebih lanjut biasanya menimbulkan tanda-tanda sakit lain selain demam misalnya batuk tak kunjung sembuh. Bayi yang mengalami tanda dehidrasi saat demam juga sebaiknya Ibu waspadai. Begitu pula jika demam terjadi pada bayi di bawah usia tiga bulan. Ibu perlu sesegera mungkin membawanya ke dokter. (*)

Sumber : Parents , alodokter.com

Reporter : Gisela Niken
Editor : Santi Hartono

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×