Hati-hati, Bayi juga Bisa Stres

  • Kamis, 20 April 2017 11:26 WIB

Bahaya Stres Pada Bayi dan Cara Mencegahnya

Nakita.id - Membayangkan rutinitas bayi seolah mendambakan kehidupan nyaman bebas stres. Lihat saja bagaimana tawa riang si kecil, juga saat dia terlelap di dalam buaian. Apalagi rutinitas bayi hanya bermain, makan, dan tidur. Tapi, pendapat di atas tampaknya tidak sepenuhnya benar. Seperti halnya orang dewasa, bayi juga bisa stres. Celakanya lagi, kondisi stres dapat menghambat tumbuh kembang si kecil. 

Apa yang Menjadi Penyebab Stres Pada Bayi?

Seorang bayi belajar begitu banyak hal. Ia belajar bagaimana menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar rahim. Otaknya tumbuh dan berkembang dengan sangat pesat. Kemudian, secara perlahan-lahan bayi belajar mengatur emosional dan penyesuaian hormon. Saat sedang ketakutan, sakit, lapar, kelelahan, atau kesepian dapat memicu stres pada bayi.

(Baca juga : Yuk Bantu Perkembangan Emosi Bayi)

Ketika bayi muda dibiarkan menangis, dan kemudian tiba-tiba menjadi diam, tandanya bayi sedang beristirahat untuk menghemat energi, sementara hormon stres terus diproduksi. Jadi, orangtua dianjurkan untuk bersikap merespons tangisan bayi dengan cepat, apalagi bila ia menangis karena memang sedang tidak nyaman. 

Meski begitu, tidak semua tangisan sebagai pertanda ia mengalami stres.Sebagai contoh ketika bayi menangis saat akan mulai diberi makan bukanlah pemicu stres pada bayi. Menangis adalah cara bayi berkomunikasi. Ketika ia mulai menangis atau rewel, bayi membiarkan Ibu tahu jika ia membutuhkan sesuatu. Jangan berpikir bahwa setiap bayi menangis adalah tanda berbahaya, ingat bahwa ini adalah bagaimana cara ia berkomunikasi dengan Ibu. Seperti diungkap di atas, waspadai tangisan saat ia merasa cemas, lelah, lapar, dan tak mau ditinggal sendiri. 

Mengapa Stres Berbahaya bagi Bayi?

Stres sangat berbahaya bagi bayi karena akan berdampak pada perkembangan otak, pertumbuhan, dan pengaturan emosional di masa depan. Kortisol, hormon stres, dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan otak bayi. Stres berkepanjangan dapat berdampak seumur hidup.

(Baca juga : 6 Rutinitas yang Membantu Bayi Merasa Nyaman)

Bagaimana Ibu dapat Mencegah Stres Pada Bayi?

Sumber : ["bellybelly"]

Reporter : Avrizella Quenda
Editor : Saeful Imam

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×