Langkah Tepat Mengatasi Kulit Bayi Baru Lahir yang Mengelupas

  • Kamis, 18 Mei 2017 12:15 WIB

Pengelupasan kulit pada bayi ada yang disebabkan proses alami, ada pula yang karena alergi. | iStock

Nakita.id – Bayi baru lahir memang memiliki bagian yang sensitif termasuk  bagian kulitnya. Salah satu hal yang kerap dialaminya adalah kulit mengelupas. Apakah kondisi ini berbahaya? Menurut ahli dari The Nemours Foundation, kondisi kulit mengelupas ini sebenarnya normal dan tidak berbahaya. Justru Ibu perlu memastikan kulitnya sehat setelah kulit lapisan atas terkelupas.

Lalu mengapa kondisi ini terjadi ya? Saat janin berada di dalam rahim mereka ditutupi dengan zat putih yang di sebut vernix. Zat ini melindungi kulit bayi selama berada di dalam rahim.

Begitu lahir, lapisan vernix akan hilang dan kulit bagian atas mulai mengering dan terkelupas. Pada minggu pertama hingga kedua setelah lahir, kulit bayi bisa saja mengelupas di bagian pergelangan tangan dan kaki bayi. Kulit bayi juga terlihat keriput dan kering dalam kondisi ini. Namun, Ibu hanya perlu membawanya ke dokter jika kondisi ini terus berlanjut.

Baca juga: 5 Perawatan Bayi Baru Lahir

Menurut Vicki Papadeas, M.D., seorang pakar pediatri (dokter spesialis anak), kulit bayi baru lahir juga sangat tipis. “Namun seiring pertumbuhan bayi, kulit menjadi lebih tebal dan sisa kondisi lahir seperti kemerahan akan lenyap,” ujarnya.

Menurut Vicki, bayi baru lahir tidak perlu membutuhkan perawatan khusus. Ibu sebaiknya memilih pembersih kulit yang aman dan memang dirancang khusus untuk bayi. Membersihkan dengan air sebenarnya cukup asalkan dibersihkan secara rajin dan menyeluruh. Bagian-bagian lekukan seperti selangkangan penting untuk dibersihkan.

Baca juga: Tip Memilih Produk Perawatan Bayi

Maka, Ibu juga perlu menjaga kesehatan dan kebersihan kulit baru lahir. Salah satu masalah yang kerap dialami adalah ruam popok. Menurut Dan Brennan, M.D., dari Washington University School of Medicine ada beberapa kebiasaan yang menyebabkan ruam antara lain popok yang terlalu ketat, popok basah yang lama tidak diganti hingga masalah alergi terhadap popok atau deterjen dan pelembut tertentu yang digunakan untuk mencuci baju.

Lalu bagaimana dengan mandi untuk bayi baru lahir? Sonali Shivlani, seorang konselor kehamilan, laktasi dan nutrisi anak mengatakan bahwa pada umumnya bayi yang baru lahir tidak perlu mandi dalam arti diguyur air setiap hari.

Baca juga: 5 Mitos Seputar Merawat Bayi Baru Lahir Yang Tidak Perlu Dipercaya

Ibu hanya perlu mengelap tubuh dengan waslap lembut serta mengeringkan dengan handuk lembut. Mandi terlalu sering akan membuat kulitnya jadi kering dan menyebabkan iritasi karena sabun yang kurang cocok.

Reporter : Gisela Niken
Editor : Heni Wiradimaja

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×