Pentingnya Mengetahui Jadwal Pemberian Finger Food

  • Rabu, 17 Mei 2017 19:30 WIB

Finger food tak terbatas hanya biskuit. Sayuran, buah-buahan, atau makanan olahan lain yang bisa digenggam bayi juga bisa menjadi camilan. | Homemade Baby Food Recipes | http://homemade-baby-food-recipes.com

nakita.id- Saat proses pemberian finger food (camilan), umumnya bayi akan kesulitan menghabiskan porsi makannya. Tidak apa-apa juga, sebab itu bagian dari proses belajar self regulation, yaitu mengira-ira porsi yang cukup untuk dirinya. Dari sini si kecil juga akan belajar untuk tidak “serakah”, mengambil makanan sesukannya, tapi nantinya tidak dihabiskan.

Baca juga: Mengenalkan Makanan Genggam Untuk Anak

Sebagai panduan, pemberian camilan disesuaikan dengan usia si kecil. Untuk bayi 6-8 bulan dapat dilakukan sekali sehari. Memasuki usia 9 bulan-1 tahun, dapat lebih ditingkatkan menjadi 2 kali sehari. Perihal waktu pemberiannya, karena sifatnya camilan, dilakukan di antara 2 waktu makan.

Baca juga: Ini Manfaat Pemberian Finger Food Yang Ibu Perlu Tahu

Tentang jenis makanan yang diberikan, intinya apapun yang dapat dipotong atau dibuat seukuran jari tangan sehingga memudahkan bayi menjipit dan menyorongkan ke mulutnya. Selain berbentuk kecil, makanan ini juga harus lumer (meleleh) saat di mulut bayi atau lembut. Misalnya biskuit. Kalaupun hendak memilih sayur, harus dimasak hingga kematangan yang lembek. Sebab, bayi belum punya gigi sehingga belum bisa mengunyah secara sempurna. Kalau makanannya tidak hancur di mulut, bayi berisiko tersedak karena menelan makanan yang masih keras. Makanan yang masih keras juga bisa melukai gusi anak.

MEMENUHI SYARAT GIZI

Untuk diketahui, fungsi utama camilan adalah memberikan gizi tambahan. Oleh sebab itu, nilai gizi finger food hendaknya tidak melebihi 30% nilai gizi yang harus dipenuhi dalam satu hari. Untuk bayi 6-8 bulan nilai gizi finger food per harinya kurang lebih 165 Kalori. Nilai gizi ini kurang lebih setara dengan 1 keping biskuit atau 2 batang wortel yang disiram dengan saus susu. Pilihan lain, nilai gizi 1 buah pisang ambon ukuran sedang seberat kurang lebih 50 g memiliki nilai gizi 40 kalori yang dipotong kecil-kecil. Sepotong pepaya berukuran sedang seberat 100 g juga memiliki nilai gizi 40 kalori. Memasuki usia 9-12 bulan, nilai gizi finger food bisa mencapai kurang lebih 195 Kalori per hari.

Hindari memberikan potongan sayuran mentah atau buah-buahan keras, kismis dan buah kering lainnya, kacang tanah, kacang-kacangan, dan biji-bijian, potongan keju atau daging, permen keras, permen karet, popcorn, keripik jagung, dan makanan ringan lainnya. Ingat, Finger food haruslah makanan yang bertekstur lunak, mudah dikunyah atau mudah lumer, serta tidak menyebabkan bayi tersedak.

Finger food tak terbatas hanya biskuit. Sayuran, buah-buahan, atau makanan olahan lain yang bisa digenggam bayi juga bisa menjadi camilan. Misalnya sayuran (asparagus, wortel, bayam, brokoli, kembang kol), buah-buahan (mangga, peach, timun suri) dan sumber protein (daging ayam, sapi, hati, tahu, tempe).

Baca juga: Pilihan Sayuran Dan Buah Pertama Untuk MPASI

HINDARI MEMBERIKAN MAKANAN OLAHAN

Sumber : Tabloid Nakita

Reporter : Sri Haryati
Editor : Santi Hartono

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×