Mual muntah saat hamil muda juga perlu diwaspadai

Agar Tetap Berselera Makan Meski Mual Muntah Saat Hamil Muda

Editor    : Heni Wiradimaja

Tanggal : Selasa, 18 April 2017

Berbagi :

Nakita.id – Mual dan muntah saat hamil di semester pertama memang normal terjadi. Bahkan beberapa penelitian menemukan mual dan muntah pada ibu bermanfaat bagi janin. Namun, jika mual muntah ini terjadi terus-menerus atau berlebihan, Ibu perlu mewaspadainya karena bisa menyebabkan dehidrasi atau kehilangan berat badan. Kondisi ini tentu bisa berbahaya bagi janin. Berikut tanda-tanda mual muntah yang berlebihan.

Baca juga: Mual dan Muntah Saat Hamil Tanda Bayi Sehat 

Dalam bahasa medis, mual muntah secara berlebihan disebut hiperemesis gravidarum. Menurut dr. Nurhasanah Puji Lestari, SpOG, gejala yang paling mudah dikenali antara lain muntah yang berlangsung terus-menerus seharian. Dalam tabloid Nakita Edisi 926, dr. Nurhasanah mengungkapkan, kehilangan nafsu makan dan tidak dapat mengonsumsi makanan atau minuman apapun karena mual dan ingin muntah merupakan kondisi yang perlu diwaspadai.

Baca juga: Pilihan Makan untuk Ibu Hamil Muda yang Mual Muntah 

“Kurangnya nafsu makan dapat berdampak penurunan berat badan. Mual dan muntah yang mengakibatkan penurunan berat badan akan berdampak buruk bagi kesehatan janin dan Ibu,” ujarnya. Ibu juga harus waspada jika tubuhnya melemah, lidah mengering, dan mata menjadi cekung. Mual dan muntah yang berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi, tandanya frekuensi buang air kecil menurun hingga kurang dari tiga kali dalam sehari. Urine juga menjadi berwarna gelap dan berbau.

Kondisi ini dapat membuat Ibu mengalami masalah kesehatan saat hamil misalnya tekanan darah rendah dan masalah pencernaan. Ibu yang mengalami mual dan muntah berlebihan akan sering merasa lemas dan bahkan menyebabkan Ibu kehilangan kesadaran. Kondisi yang berkepanjangan bahkan menyebabkan berat badan bayi rendah saat lahir.

Baca juga: Pijat Jari untuk Mengurangi Mual-Muntah

Lalu bagaimana caranya untuk mencegah mual dan muntah berlebihan? Dotun A. Ogunyemi, MD, dokter obgin di Beaumont Hospital Michigan, AS mengungkapkan asupan makanan yang tepat akan membantu Ibu untuk menghadapi mual dan muntah saat hamil muda. Agar tetap berselera makan meski mual muntah, begini caranya:

- Jika Ibu mual saat mencium bau atau aroma tertentu, maka hindari. Minta pengertian dari pasangan atau orang rumah untuk membantu menghilangkan aroma yang membuat mual itu.

- Hindari makanan yang terlalu pedas, berlemak, asam dan berkafein tinggi. Daftar makanan tadi sering memicu rasa mual muntah berlebihan.

- Meskipun demikian, ada sebagian ibu hamil yang justru baru bernafsu makan kalau ditemani sambal dan buah yang rasanya asam. Selama tidak berlebihan, silakan saja dicoba.

- Buah-buahan juga bisa membantu Ibu mengatasi mual dan muntah.

- Ibu bisa memilih makanan yang cenderung hambar dan tidak beraroma misalnya sayuran berkuah bening dan telur orak-arik.

- Minum air seduhan jahe hangat untuk sebagian ibu hamil terbukti bisa mngurangi mual.

-  Mengonsumsi makanan dengan porsi kecil juga membantu agar Ibu tetap mendapatkan asupan nutrisi meski sedang dalam kondisi mual.

Sumber :

PENULIS

Gisela Niken

Writer, singer and lover