Ibu Hamil Gemuk Berisiko Lahirkan Anak ADHD

  • Rabu, 13 September 2017 20:30 WIB

bumil gemuk wajib mengontrol pertambahan berat badannya, bahkan bila perlu berkonsultasi dengan dokter gizi untuk mengatur asupan makannya. | Thinkstock

Nakita.id.- Sedangkan Menurut Dr. dr. H. Hanny Ronosulistyo, SpOG dari Melinda Hospital & Santosa Hospital, Bandung, ini beberapa risiko yang akan dialami bayi jika Ibunya menjalani kehamilan dalam kondisi kegemukan:

Baca juga: Waspada Gemuk Saat Hamil Bukan Berarti Sudah Cukup Gizi

- Terlahir besar.
Bayi disebut besar bila saat lahir beratnya di atas 4.000 g. Bila selama hamil kadar gula darah Ibu tergolong tinggi, maka sebagian akan disimpan di dalam sel janin yang kemudian membuat ukuran tubuhnya menjadi besar.

Baca juga: Bayiku Lahir Di Atas 4 Kg

- Terlahir prematur.
Semakin tinggi Indeks Massa Tubuh (IMT) bumil, semakin besar pula kemungkinan bayi di kandungan terlahir prematur.

- Mengidap asma.
Berdasarkan pengamatan terhadap 1.100 bayi yang dilahirkan dari ibu obesitas di Amerika, sekitar 12% menunjukkan gejala mengi di usia 14 bulan.

- Tumbuh gemuk.
Berdasarkan sebuah studi dari Denmark, bayi yang dilahirkan oleh Ibu obesitas mempunyai kadar lemak 2,5% lebih banyak dibandingkan bayi yang lahir dari ibu dengan bobot normal. Akibatnya, ia cenderung tumbuh sebagai anak gemuk, terang Emma Carlsen, salah satu peneliti dari Hvidovre Hospital di University of Copenhagen.

Bukan hanya risiko-risiko di atas, riset yang dimuat di Pediatrics menemukan satu lagi risiko yang dihadapi anak dari ibu  yang obesitas selama hamil. Hasil studi yang dilakukan oleh Laura Schieve, peneliti dari Centers for Disease Control and Prevention, Amerika Serikat, menemukan, anak-anak yang lahir dari ibu yang obesitas sejak sebelum hamil berpotensi mengalami gangguan emosi dan perilaku.

Baca juga: 5 Tanda Anak Menderita ADHD

“Apalagi jika kategori obesitasnya sangat parah. Anak-anak berisiko mengalami gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas serta masalah perkembangan pada usia 6 tahun,” tambah Schieve.

Sumber : Tabloid Nakita

Reporter : Alia An Nadhiva
Editor : Santi Hartono

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×