Lakukan 3 Hal ini Saat Hamil Agar IQ Bayi Tinggi

Lakukan 3 Hal ini Saat Hamil Agar IQ Bayi Tinggi

Editor    : Ipoel

Tanggal : Minggu, 19 Maret 2017

Berbagi :

Nakita.id - Anak cerdas adalah dambaan setiap ibu. Kabar baiknya, Ibu bisa mencetak anak cerdas sejak di dalam kandungan, tepatnya selagi Ibu hamil. Untuk itu, yuk lakukan ini saat hamil agar IQ bayi tinggi:

1. Rutin Berolahraga

Tak hanya memberikan manfaat kesehatan fisik bagi ibu dan janin, olahraga saat hamil juga baik untuk perkembangan otak janin. Sebuah studi baru menemukan, olahraga moderat selama kehamilan dapat memperbaiki perkembangan otak janin. Hal tersebut kemudian berdampak pada kecerdasan anak yang dikandung. Olahraga saat hamil memang membantu membuat bayi pintar. Peneliti studi Elise Labonte-LeMoyne, calon doktor di University of Montreal mengatakan, dalam sepuluh hari, otak janin dari ibu yang berolahraga selama hamil lebih matang daripada otak janin yang ibunya tidak berolahraga.

Baca juga: Begini stimulasi mencerdaskan untuk janin

2. Makan Buah

Dalam sebuah penelitian, para peneliti menggunakan data dari Canadian Healthy Infant Longitudinal Development Study. Studi ini mengambil informasi dari 688 anak-anak di Edmonton. “Penelitian ini sebenarnya ingin melihat faktor apa saja yang dapat memengaruhi perkembangan kognitif,” ujar peneliti senior Piush Mandhane. Para peneliti menemukan faktor terbesar perkembangan kognitif adalah banyaknya buah yang dikonsumsi selama kehamilan.

Lalu, berapa porsi buah yang dianjurkan? Penelitian ini melihat bahwa anak yang cerdas lahir dari ibu yang makan enam hingga tujuh porsi buah dalam sehari. Hasilnya, anak dari ibu yang makan buah ini memiliki poin yang lebih tinggi dari skala IQ rata-rata. Menurut Madhane, hasil penelitian ini bisa menjadi rekomendasi para ibu yang ingin punya anak cerdas.

Baca juga: Terapi Musik Membuat Janin Cerdas?

3. Makan Ikan Tuna

Sebuah studi baru terhadap wanita hamil ditemukan makan ikan seperti tuna ternyata berdampak melindungi perkembangan kognitif serta memproteksi dari gejala-gejala autisme. 

Studi observasional itu didanai pemerintah Spanyol dan diterbitkan di American Journal of Epidemiology. Mereka meneliti kurang lebih 2.000 ibu hamil di seluruh Spanyol. Selama kehamilan, wanita-wanita itu melaporkan asupan ikan lewat kuesioner makanan yang mengkategorikan asupan berdasarkan jenis ikan.

Sebagian besar wanita mengonsumsi ikan selama kehamilan. Jumlah rata-rata yang dimakan tiga sajian seminggu. Selama kelahiran, darah dari tali pusar wanita diukur kadar merkuri, zat kontaminan yang ada hubungannya dengan dampak racun ke saraf. Selain itu juga diukur DHA dan asam lemak omega tiga.

Baca juga: Morning Sickness, Tanda Mama Mengandung Anak Pintar?

Setelah kelahiran, anak-anak wanita tersebut diukur berdasarkan skala perkembangan otak dan skala pengukuran gejala indikasi kelainan spektrum autistik. Kedua uji itu dilakukan ketika anak berusia 14 bulan dan lima tahun.

Makan lebih banyak ikan ternyata berdampak peningkatan skor kognitif dan penurunan gejala spektrum autistik pada anak. Makan 600 gram ikan per minggu, sekitar tiga sampai empat sajian ternyata berhubungan dengan peningkatan 2,8 poin skor IQ.

Sumber : berbagai sumber

PENULIS

Saeful Imam

Penyuka kajian psikologi dan kesehatan anak. Ayah dari 3 anak, Humoris, supel, dan simpel.