Lakukan 3 Hal ini Saat Hamil Agar IQ Bayi Tinggi

  • Minggu, 19 Maret 2017 22:32 WIB

Lakukan 3 Hal ini Saat Hamil Agar IQ Bayi Tinggi

Nakita.id - Anak cerdas adalah dambaan setiap ibu. Kabar baiknya, Ibu bisa mencetak anak cerdas sejak di dalam kandungan, tepatnya selagi Ibu hamil. Untuk itu, yuk lakukan ini saat hamil agar IQ bayi tinggi:

1. Rutin Berolahraga

Tak hanya memberikan manfaat kesehatan fisik bagi ibu dan janin, olahraga saat hamil juga baik untuk perkembangan otak janin. Sebuah studi baru menemukan, olahraga moderat selama kehamilan dapat memperbaiki perkembangan otak janin. Hal tersebut kemudian berdampak pada kecerdasan anak yang dikandung. Olahraga saat hamil memang membantu membuat bayi pintar. Peneliti studi Elise Labonte-LeMoyne, calon doktor di University of Montreal mengatakan, dalam sepuluh hari, otak janin dari ibu yang berolahraga selama hamil lebih matang daripada otak janin yang ibunya tidak berolahraga.

Baca juga: Begini stimulasi mencerdaskan untuk janin

2. Makan Buah

Dalam sebuah penelitian, para peneliti menggunakan data dari Canadian Healthy Infant Longitudinal Development Study. Studi ini mengambil informasi dari 688 anak-anak di Edmonton. “Penelitian ini sebenarnya ingin melihat faktor apa saja yang dapat memengaruhi perkembangan kognitif,” ujar peneliti senior Piush Mandhane. Para peneliti menemukan faktor terbesar perkembangan kognitif adalah banyaknya buah yang dikonsumsi selama kehamilan.

Lalu, berapa porsi buah yang dianjurkan? Penelitian ini melihat bahwa anak yang cerdas lahir dari ibu yang makan enam hingga tujuh porsi buah dalam sehari. Hasilnya, anak dari ibu yang makan buah ini memiliki poin yang lebih tinggi dari skala IQ rata-rata. Menurut Madhane, hasil penelitian ini bisa menjadi rekomendasi para ibu yang ingin punya anak cerdas.

Baca juga: Terapi Musik Membuat Janin Cerdas?

3. Makan Ikan Tuna

Sebuah studi baru terhadap wanita hamil ditemukan makan ikan seperti tuna ternyata berdampak melindungi perkembangan kognitif serta memproteksi dari gejala-gejala autisme. 

Sumber : ["berbagai sumber"]

Reporter : Saeful Imam
Editor : Ipoel

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×