Mobil Yang Bisa Jalan dan Berhenti Sendiri, Cocok untuk Ibu Pintar

By Gazali Solahuddin, Rabu, 1 Maret 2017 | 00:17 WIB
Lelah mengemudi di jalan lurus yang macet bisa diatasi dengan cruise control. (Heni Wiradimaja)

Nakita.Id - Mobil moderen sekarang ini umumnya sudah dilengkapi dengan fitur cruise control. Tujuannya untuk membuat pengemudi lebih nyaman dalam mengemudikan mobilnya. Cocok untuk ibu, apalagi ibu hamil. Kok bisa? Karena dengan fitur ini kaki Ibu bisa terbebas dari kesibukan  menginjak dan mengangkat pedal gas ataupun rem, tapi mobil tetap bisa melaju dengan konstan sesuai yang dikehendaki.

Lantas bagaimana menaikkan dan menurunkan kecepatan dengan mode cruise control aktif? Ibu tinggal menggeser atau menekan tanda + untuk menaikkan kecepatan dan tanda - untuk menurunkan kecepatan. Mudah, kan?

Tapi ingat, mode cruise control ini yang mulai digunakan di jalan raya pada 1968 di Amerika Serikat ini hanya tersemat di mobil dengan transmisi otomatis dan baru bisa diaktifkan pada kecepatan di atas 40 km/jam.

Walau mengasyikan, teknologi pintar ini tidak disarankan untuk digunakan di jalanan dengan banyak tikungan, tanjakan, dan turunan. Karena saat melalui medan jalan seperti itu, pengendara banyak membutuhkan pengereman yang akan menonaktifkan sistem cruise control.

Begitu pula di jalanan dalam kota yang macet, seperti di kota besar, Jakarta, misalnya, fitur pintar ini ternyata sebaiknya tidak digunakan. Di negara empat musim, cruise control pun tidak boleh diaktifkan saat jalanan bersalju, karena mobil berisiko slip dan kehilangan traksi atau gesekan dengan permukaan jalan.

Oleh karena itu penggunaan fitur ini secara tidak tepat malah bisa membahayakan keselamatan ibu dan penumpang lain. Misal, mobil menjadi tidak bisa dikontrol kendalinya, menabrak mobil di depan atau ditabrak oleh mobil di belakang.

CRUISE CONTROL CANGGIH

Cruise control canggih terdapat pada mobil mewah. Teknologi ini dinamai Adaptive Cruise Control (ACC) yang disebut pula sebagai Autonomous Cruise Control System yang mampu mengoperasikan pengereman dan mengontrol kecepatan secara otomatis. Hal ini bisa terjadi karena mobil menggunakan laser atau radar yang mampu mendeteksi jarak dengan kendaraan di depan dan mempersiapkan pengereman ketika jarak terlalu dekat atau menambah kecepatan ketika jarak aman.

Penamaan fitur canggih dan mahal ini pada mobil-mobil mewah berbeda-beda. Mercedes-Benz menamainya Distronic Plus, BMW menamainya Active Cruise Control, Hyundai menamainya Smart Cruise Control, Nissan menamainya Intelligent Cruise Control, sedangkan Lexus menamainya Dynamic Radar Cruise Control.

Hal yang perlu diingat, secanggih apapun fitur ini, jika Ibu sebagai pengemudi tidak memahami cara mengoprasikannya, maka fitur tersebut akan menjadi mubazir. Ingat, mobil pintar perlu ibu pintar.