Penyebab Anak Mudah Cemas

By Avrizella Quenda, Selasa, 21 Maret 2017 | 08:16 WIB
Sedih adalah salah satu ekspresi emosi yang harus dikenalkan pada si batita. (Heni Wiradimaja)

Nakita.id - Kecemasan merupakan hal alami yang dirasakan anak-anak, seperti orang dewasa yang memiliki kecemasan tentang banyak hal. Ketika kecemasan anak begitu kuat, tidak rasional dan berlarut-larut, maka hal ini akan mengganggu kemampuan anak berfungsi dengan baik di rumah, di sekolah, dengan tetangga, dengan teman-teman, kerabat, dan sebagainya. Mungkin saja gangguan seperti gangguan kegelisahan adalah umum dialami.

Sebuah peristiwa kecil yang dirasa menegangkan bisa menyebabkan peningkatan gugup hingga memicu serangan panik. Di sini, Ibu akan menemukan kemungkinan alasan anak mengalami kegelisahan dan kecemasan.

Anak-anak pada dasarnya suka merasa aman dan nyaman dengan rutinitas sehari-hari yang mereka tahu dan kenal. Ketika hal ini berubah drastis, mereka dapat menjadi cemas dan stres. Ketika mereka tidak mampu beradaptasi cukup cepat, mereka mungkin menderita serangan gugup dan panik.

Baca juga : Batita Takut Air

Ciri khas dari perubahan ini, misalnya seperti pindah ke sekolah baru atau pindah ke lingkungan baru. Anak mengalami tingkat yang lebih tinggi dari perasaan gugup karena masalah di lingkungan rumah, tekanan sekolah, tekanan teman sebaya, intimidasi, dan lain-lain menyebabkan serangan panik.

Ketika dihadapkan dengan situasi di mana anak mengalami stres setiap hari, dapat menyebabkan anak menderita serangan panik. Sederhananya, sejumlah peningkatan stres yang relatif kecil dari kegelisahan yang sudah ada dapat memicu serangan panik.

Beberapa anak dapat mengembangkan kecemasan dari perasaan keamanan dan nyaman serta waspada dari orangtua dan lingkungan rumahnya. Kecemasan saat menghadiri tempat keramaian, seperti taman atau mall yang dipenuhi orang asing dapat menyebabkan serangan panik.

Hal yang paling jelas terlihat ketika anak sudah cukup besar untuk bersekolah. Ia biasanya secara teratur datang dengan banyak alasan mengapa mereka tidak bisa mengatasi, seperti merasa sakit, nyeri perut, sakit gigi, mual, dan sebagainya.

Baca juga : Kenapa Anak Jadi Penakut?

Jelas, ini mungkin juga diakibatkan dari intimidasi, sehingga Ibu harus menindaklanjuti. Ini mungkin disebabkan karena takut, perasaan takut akan diketahui, kecemasan tentang perubahan, dan lain-lain. Semua ini dapat menyebabkan serangan panik pada anak-anak.