Beberapa janin juga ada yang mengalami cegukan setiap hari atau dalam intensitas waktu tertentu," ujar psikolog keluarga, R.Y. Langham, yang dilansir pada livestrong.com.
Baca Juga: Tanda Janin Bergerak: Ini Usia Kehamilan Si Kecil Mulai Bergerak
Lebih lanjut, Langham menjelaskan bahwa janin dalam kandungan memiliki plasenta yang dapat membuatnya bernafas dalam air ketuban.
Saat air ini masuk ke dalam paru-parunya, diafragma janin dapat berkonstrasi dengan cepat.
Itulah yang menyebabkan bayi cegukan atau perut kedutan saat hamil.
Cegukan bukan berarti janin tidak merasa nyaman atau ada masalah yang lebih serius lo Moms.
Cegukan justru membantu bayi untuk mempersiapkan fungsi paru-parunya.
Selain itu, bayi juga mempersiapkan untuk mengatur detak jantung saat lahir.
Janin yang cegukan di dalam kandungan juga ternyata dipercaya telah memiliki sistem saraf pusat yang lengkap.
Dengan kata lain, bayi janin telah tumbuh sehat.
Namun yang perlu diperhatikan, lama waktu janin yang cegukan di dalam kandungan hanya berkisar antara 1-10 menit.
Sementara itu, melansir laman momlovesbest.com, ada beberapa alasan lain perut kedutan saat hamil.