Gejala Gondongan Yang Perlu Mama Waspadai

By Gisela Niken, Kamis, 21 Juli 2016 | 22:50 WIB
Gejala Gondongan Yang Perlu Mama Waspadai (Gisela Niken)

Tabloid-Nakita.com – Gondongan jadi penyakit yang mudah menyerang si kecil sebab sistem kekebalan tubuhnya yang masih rendah. Apalagi penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus yang mudah menular ke orang lain. Mama perlu mewaspadai gejala gondongan pada anak. Gondongan juga dapat mengindikasikan penyakit yang lebih serius.Baca juga: Anak kena gondongan, ini yang harus Mama lakukan

Gejala gondongan pada umumnya disertai dengan benjolan di belakang telinga. Mengapa ada benjolan? Gondongan merupakan infeksi virus menular dari orang ke orang lain melalui air liur. Kelenjar ludah yang berfungsi untuk memproduksi air liur terletak di belakang telinga di sisi kanan dan kiri wajah. Pembengkakkan kelenjar ludah tersebutlah yang menyebabkan pembengkakkan di bagian belakang telinga.

Selain bengkak, penyakit gondongan banyak yang tidak disertai dengan gejala. Biasanya baru merasakan gejala ketika ada pembengkakkan. Jika sudah terjadi bengkak, tubuh akan mengalami gejala lain seperti flu dan nyeri tubuh. Biasanya diikuti dengan sakit kepala, kelelahan mual dan muntah serta merasakan kehilangan nafsu makan. Anak juga akan mengalami demam yang cukup tinggi.Baca juga: Ketika anak kena gondongan

Kelenjar ludah biasanya membengkak secara bertahap selama 1 hingga 3 hari. Pembengkakkan ini cukup menyakitkan karena membuat nyeri saat mengunyah, berbicara hingga menelan. Mama juga perlu mewaspadai adanya pembengkakkan juga di bawah rahang, di bawah lidah hingga ke depan dada.

Namun, ada gejala yang perlu Mama waspadai karena dapat mengindikasi penyakit serius. Leher kaku yang disertai dengan sakit kepala dan sensitivitas mata terhadap cahaya bisa jadi gejala radang selaput. Selain itu, muntah, kelelahan, demam, menggigil dan sakit perut yang luar biasa menjadi gejala radang pankreas.Baca juga: Anak belum divaksin, ini yang harus dilakukan orangtua

Ternyata, gejala gondongan pada anak bisa berindikasi serius. Maka dari itu, Mama perlu melihat gejala-gejala lain yang mungkin terjadi pada anak. Anak pada umumnya membutuhkan waktu 7 hingga 9 hari untuk benar-benar pulih. Jika ia mengalami lebih lama dari itu, ada baiknya Mama mengecek kondisi tubuhnya secara keseluruhan.(Niken/New Kids Center)