dr. Sara menjelaskan bahwa ada tanda awal bayi lapar seperti mulai gelisah, goyang-goyang, mulut mulai terbuka, dan kepala menengok-nengok.
Kemudian ada tanda pertengahan seperti tangan bayi yang mulai masuk ke mulut.
Dan tanda terakhir yaitu menangis bahkan hingga muka merah, jangan sampai Moms menunggu tanda ini untuk menyusui bayi karena dikhawatirkan Si Kecil jadi tidak mau menyusu karena tidak nyaman meskipun sedang lapar.
Kemudian saat menyusui bayi, penting untuk Moms rutin menyusui sesuai keinginan bayi serta memastikan posisi serta pelekatannya benar untuk memaksimalkan produksi ASI.
Ada 4 posisi menyusui yang bisa digunakan yaitu cradle hold seperti menggendong bayi, football seperti sedang memegang bola, cros cradle-hold yaitu mirip dengan cradle hold hanya saja tangannya menyilang, serta lying down yaitu menyusui sambil tiduran.
Kemudian Moms perlu mengetahui perlekatan yang benar dengan metode 'calm'.
C yaitu chin atau dagu yang menempel pada payudara.
A yaitu areola bagian atas yang lebih terlihat dibandingkan bagian bawah.
L yaitu lips atau bibir yang terlipat keluar.
M yaitu mouth atau mulut yang terbuka lebar.
Kalau bayi sudah mulai kenyang, dr. Sara menjelaskan Si Kecil akan memberi tanda seperti melepas payudara, kepala berpaling, menutup mulut, lebih tenang, ataupun tertidur.