Berat Badan Menurun Selama Kehamilan Apakah Bahaya? Waspadai Beberapa Kondisi Ini Bisa Jadi Penyebabnya

By Kintan Nabila, Rabu, 20 April 2022 | 18:38 WIB
Berat badan ibu menurun selama hamil (freepik)

Nakita.id - Umumnya kehamilan ditandai dengan peningkatan berat badan, karena di dalam perut ibu ada janin yang sedang berkembang.

Namun, ada juga beberapa Moms yang mengalami penurunan berat badan selama kehamilan. Ada berbagai penyebab yang menyebabkan kondisi ini mulai dari hal yang tidak berbahaya sampai adanya risiko penyakit yang perlu diwaspadai. Apabila penurunan bobot hanya terjadi sementara dan setelahnya mulai kembali naik, Moms tak perlu khawatir. Sebaliknya, jika penurunan terjadi secara drastis bahkan setelah melewati trimester pertama sebaiknya segera periksa ke dokter kandungan ya. Melansir dari Live Strong, berikut sejumlah penyebab kenapa berat badan bisa turun saat hamil? 1. Morning Sickness Morning sickness atau mual dan muntah tak jarang efeknya bisa menurunkan berat badan, sebab tubuh menolak asupan apapun dan memuntahkannya. Gejala ini muncul sekitar minggu ke-6 dan berakhir sekitar minggu ke-12 masa kehamilan.

Baca Juga: Berat Badan Ibu Hamil yang Sehat Pengaruhi Berat Badan Janin Sehat, Benarkah?

2. Perubahan Pola Makan Penting sekali untuk mencukupi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Oleh karena itu, banyak para Moms yang langsung mengubah pola makan menjadi lebih sehat. Perubahan gaya hidup ini dapat menyebabkan penurunan badan sampai beberapa kilogram. 3. Gejala Kehamilan Beberapa gejala kehamilan dapat mengganggu kebiasaan makan di awal kehamilan. Misalnya sensitif terhadap bau, rasa, atau tekstur makanan tertentu, sehingga sering mual dan muntah. Selain itu gejala mulas, gangguan pencernaan, dan sembelit dapat terjadi pada trimester pertama kehamilan dan berlanjut. Gejala-gejala tersebut dapat menyebabkan ibu hamil kekurangan kalori setiap harinya. Baca Juga: Bahaya Ibu Hamil Kelebihan Berat Badan, Catat Pertambahan yang Tepat!

4. Hiperemesis Gravidarum Hiperemesis gravidarum menyebabkan mual parah, muntah, penurunan berat badan dan gangguan elektrolit. Beberapa pilihan pengobatan yang disarankan diantaranya, mengatur pola makan, istirahat, dan mengonsumsi antasida.  5. Riwayat Penyakit Tertentu Beberapa contoh penyakit yang bisa menyebabkan penurunan berat badan selama kehamilan antara lain: Diabetes yang tidak terdiagnosis, kelenjar tiroid yang hiperaktif, penyakit autoimun, infeksi, penyakit saluran cerna, kelainan saraf, gangguan makan, gangguan mental, dan kanker. 6. Keguguran Kemungkinan paling tinggi untuk terjadi keguguran adalah pada minggu ke-13 kehamilan yang ditandai dengan penurunan berat badan. Gejala lain yang mengindikasikan terjadinya keguguran antara lain, nyeri punggung ringan hingga parah, lendir putih-merah muda, kontraksi, perdarahan cokelat atau merah, dan lainnya.

Baca Juga: 100% Akurat Tanpa USG, Ahli Singgung Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil Menentukan Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki