Panduan Olahraga Yang Tepat Untuk Balita

By Gisela Niken, Selasa, 26 April 2016 | 23:20 WIB
Panduan Olahraga Yang Tepat Untuk Balita (Gisela Niken)

Tabloid-Nakita.com – Pada usia balita, si kecil sudah memiliki banyak kemampuan fisik seperti berlari, melompat, menendang dan melempar. Manfaatkanlah kondisi anak yang sedang aktif untuk mengajaknya berolahraga. Hal ini akan menanamkan kebiasaan baik berolahraga hingga ia besar nanti. Lalu, seperti apa olahraga yang tepat? Ini panduan olahraga yang tepat untuk balita.Baca juga: Cara agar anak suka olahraga

Olahraga untuk balita bisa berbagai bentuk lo, Mam. Pertama merupakan olahraga yang terstruktur di mana Mama atau orang dewasa lain yang memberikan arahan seperti senam bersama. Aktivitas fisik anak seperti bermain dan berlarian juga bisa disebut dengan olahraga. Tidak memerlukan banyak tenaga untuk meminta anak bergerak aktif pada usia ini. Namun, Mama harus memastikan tenaga yang ia keluarkan tidak berlebihan dan sesuai dengan kemampuannya.

Mama juga tidak perlu memaksa anak terlibat dalam sebuah olahraga yang memerhatikan aturan. Anak seusia balita belum memahami aturan dan tidak menyadari apakah yang mereka lakukan benar atau salah. Untuk itu, Mama cukup memberikan permainan sederhana seperti lempar tangkap bola, menendang bola, memanjat dan melompat. Olahraga menyenangkan lain yang bisa dilakukan anak antara lain berenang, bersepeda bahkan menari.Baca juga: 4 manfaat psikologis ketika anak berolahraga

Olahraga untuk balita tidak hanya memerhatikan aktivitas fisik. Rasa senang dan keceriaan anak yang muncul juga menjadi manfaat yang bisa Mama dapatkan ketika berolahraga. Olahraga juga menumbuhkan ikatan antara Mama dan si kecil. Libatkan seluruh anggota keluarga dan teman sebayanya untuk berolahraga bersama. Cara ini tentu akan semakin menyenangkan bagi si kecil.

Cobalah untuk memadukan permainan dan ketermapilan lainnya. Mama bisa bermain mencari harta karun bersama si kecil. Untuk memecahkan teka teki harta karun, Mama bisa meminta si kecil menyelesaikan puzzle atau teka-teki yang dapat mengasah perkembangan otaknya. Jika tak punya banyak waktu untuk berolahraga, cukup berjalan di sekitar rumah juga merupakan bagian dari berolahraga.Baca juga: Ternyata, ini manfaat olahraga untuk bayi

Tidak hanya soal fisik, olahraga yang tepat untuk balita juga harus memerhatikan aspek lain sebab si kecil dalam proses tumbuh kembang. Mama perlu khawatir jika si kecil enggan diajak berbagai aktivitas fisik. Sebab, pada usia inilah anak harusnya aktif bergerak karena ada rasa ingin tahu dan ingin berekspolrasi dalam dirinya. Anak yang senang berolahraga akan lebih percaya diri, menurunkan risiko obesitas dan sakit kronis di kemudian hari.

(Niken/Kids Health)