Menelaah Penggunaan Tanda Baca dan Kata Serapan dalam Teks Biografi

By Kirana Riyantika, Kamis, 1 Desember 2022 | 13:18 WIB
Penjelasan mengenai penggunaan tanda baca dan kata serapan teks biografi (Pixabay/StartupStockPhotos)

Nakita.id - Di mata pelajaran Bahasa Indonesia, peserta didik diminta memahami teks biografi.

Teks biografi merupakan tulisan yang berisi kisah hidup seorang tokoh. Tokoh yang ditulis pada teks biografi bukan orang sembarangan.

Tokoh pada teks biografi harus seseorang yang memiliki prestasi atau menginspirasi.

Peserta didik juga perlu menelaah penulisan teks biografi. Penulisan yang perlu diperhatikan dalam teks biografi adalah penggunaan tanda baca dan kata serapan.

Sangat penting untuk memperhatikan penggunaan tanda baca dalam suatu teks.

Peserta didik bisa melihat pedoman penggunaan tanda baca pada PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).

Berikut kunci jawaban penggunaan tanda baca pada teks biografi Mohammad Hatta halaman 140.

Gunakan untuk pedoman dalam belajar atau untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam mengerjakan. Disarankan bagi peserta didik untuk mengerjakan soal dulu baru melihat kunci jawaban.

1. Kalimat perbaikan: Hatta menyelesaikan sekolah Europese Lagere School (ELS) pada tahun 1916. Selanjutnya, tahun 1919 Hatta lulus dari Meer Uitgebreid Lagere Onderwijs (MULO) di Padang.

2. Kalimat perbaikan: Pada saat Hatta dipilih menjadi Ketua PI, dia menyampaikan pidato inagurasi yang berjudul “Economische Wereldbouw en Machtstegenstellingen” (Struktur Ekonomi Dunia dan Pertentangan Kekuasaan).

3. Kalimat perbaikan: Hatta berkata, “Bagi pemuda Indonesia, ia lebih suka melihat Indonesia tenggelam ke dasar laut daripada mempunyainya sebagai jajahan orang kembali.”

Baca Juga: Langkah-langkah Menulis Teks Biografi Secara Logis dan Kreatif