Anak Mengompol, Ini Penyebab dan Pencegahannya

By Puri, Jumat, 23 Oktober 2015 | 04:12 WIB
Anak Mengompol, Ini Penyebab dan Pencegahannya (Puri)

Tabloid-Nakita.com - Anak mengompol adalah hal yang wajar. Hanya saja, beberapa orangtua justru menganggap hal tersebut tidak bisa ditolerir jika si kecil mengompol setiap hari. Bahkan, tak sedikit orangtua yang menghukum si kecil karena kebiasaan buruk yang ia lakukan. Nah, lebih baik Mama dapat mengetahui apa penyebab anak mengompol agar dapat meminimalisir kebiasaannya mengompol.1. KelelahanDunianya anak-anak adalah bermain, ditambah lagi dengan segudang aktivitas lainnya yang membuat ia menjadi kelelahan. Saat si kecil mengalami kelelahan yang berlebihan, maka ia akan tertidur lelap pada malam harinya. Hal tersebut membuat si kecil tak sempat bangun untuk ke kamar mandi saat ia ingin buang air kecil dan membuatnya mengompol.2. CuacaSaat cuaca dingin akan membuat anak lebih sering buang air kecil. Namun saat tertidur dan terasa ingin buang air kecil, umumnya anak-anak malas untuk beranjak ke toilet, terlebih lagi jika Mama dan Papa belum mengajarinya toilet training.3. Emosi anakPerlu Mama ketahui bahwa salah satu penyebab anak ngompol dikarenakan oleh emosi anak yang merasa tertekan. Bisa karena adanya adik baru, pindahan rumah dan lainnya.Nah, agar anak berhenti ngompol, Mama perlu melakukan beberapa cara, seperti berikut:1. Hindari minum sebelum tidurSalah satu cara mudah melakukan agar anak berhenti ngompol adalah dengan tidak memberikannya minum yang terlalu banyak sebelum ia tidur, terlebih lagi minuman dingin. Mengapa? Minuman dingin dipercaya dapat memicu anak mengompol.2. Bangunkan anak pada jam-jam ia mengompolLakukan pengamatan dalam beberapa hari, jam berapa biasanya anak mengompol dan apa ciri-cirinya ketika ia mau ngompol. Bila sudah ketahuan pola waktu mengompol dan tanda-tandanya, Mama dan Papa secara bergantian untuk membangunkan dan mengajaknya ke toilet.3. Melakukan komunikasi yang baik dengan anakSebisa mungkin, Mama dan Papa mencari tahu sumber yang membuat si kecil ngompol. Oleh karena itu, cobalah untuk melakukan komunikasi yang baik dengan si kecil. Jika penyebabnya adalah karena ia mengalami tekanan, yakinkan dan tenangkan si kecil bahwa Mama dan Papa tetap menyayanginya apapun alasannya, termasuk saat ia memiliki adik baru.Dalam bahasa kedokteran, mengompol disebut sebagai enuresis. Jika sampai batas usia yang cukup matang dan si kecil masih tetap mengompol, segera konsultasikanlah ke dokter untuk memastikan apakah ada gangguan hormonal dan kelainan anatomi yang dialami oleh si kecil.