Mengenal Tes Apgar Untuk Bayi

By Ipoel , Senin, 29 Juni 2015 | 02:18 WIB
Mengenal Tes Apgar Untuk Bayi (Ipoel )

Tabloid-Nakita.com - Segera setelah dilahirkan, bayi harus menjalani tes pagar. Tes apgar untuk bayi, seberapa penting? Tes yang dilakukan di dalam ruang bersalin tepat usai bayi dilahirkan ini, didesain untuk bisa mengevalusi dengan cepat kondisi fisik bayi yang baru lahir, dan melihat apakah si kecil butuh tindakan atau perawatan khusus secepatnya.

Tes apgar untuk bayi yang diciptakan oleh ahli anastesi bernama Virginia Apgar pada tahun 1952 ini, biasanya dilakukan pada bayi sebanyak 2 kali. Pertama, 1 menit setelah mereka dilahirkan. Dan kedua, 5 menit usai bayi dilahirkan.

Tapi terkadang pemeriksaan bisa dilakukan hilang tiga kali. Ini dilakukan jika ada hal yang dikhawatirkan terjadi pada si kecil, atau hasil tes apgar pada menit ke-5 sangat rendah. Maka tes ketiga akan dilakukan pada menit ke 10 setelah bayi dilahirkan.

Dalam tes apgar, dokter akan menggunakan lima faktor yang menjadi acuan dalam mengevaluasi kondisi bayi secara menyeluruh. Dan setiap faktor akan diberi nilai dengan skala 0-2. Dimana angka 2 menunjukkan skor terbaik. Lima faktor yang digunakan dalam tes apgar untuk bayi:

Berikut gambaran skor tes apgar yang dilakukan pada bayi:

Faktor 2 1 0
Appearance Warna kulit normal pada seluruh tubuh (telapak tangan dan telapak kaki berwarna pink) Warna kulit normal (tapi telapak tangan dan telapak kaki berwarna kebiruan) Warna kulit pucat atau berwarna biru keabu-abuan.
Pulse Normal (di atas 100 detak per menit) Di bawah 100 detak per menit Tidak ada detak jantung
Grimace Bersin, batuk, atau menangis saat diberi stimulasi Hanya lakukan gerakan pada wajah saat diberi stimulasi Tidak ada respon terhadap stimulasi
Activity Aktif, melakukan gerakan spontan Tangan dan kaki menekuk, serta melakukan gerakan kecil Tidak ada pergerakan
Respiration Bernapas dengan normal, melakukan usaha untuk bernapas, menangis dengan kencang Pernapasan dilakukan secara perlahan dan tidak teratur, tangisan lemah Tidak bernapas

Dokter atau suster akan menjumlahkan skor dari kelima faktor di atas, maka mereka akan menemukan hasil dari 0-10. Dimana nilai 10 berarti bayi memiliki reaksi yang sangat baik, tapi hasil ini jarang ditemukan. Nilai 7-10 berarti bayi memiliki kemampuan beradaptasi yang baik. Nilaites apgar untuk bayipenting untuk mengevaluasi kondisi kesehatannya, tidak heran, tes ini seolah merupakan tes wajib di rumah bersalin atau rumah sakit.