Rela Lambungnya Dioperasi, Terbongkar Kisah Awal Arya Permana Bisa Punya Berat Badan hingga 192Kg di Usia 10 Tahun

By Riska Yulyana Damayanti, Senin, 27 Januari 2020 | 18:00 WIB
Arya Permana dulu dan sekarang (YouTube/ Trans 7 Official)

Nakita.id - Kisah Arya Permana, anak yang sebelumnya memiliki berat badan sangat berlebih ini cukup menyita perhatian beberapa tahun lalu.

Bagaimana tidak, potretnya yang begitu besar, membuatnya sulit untuk beraktivitas.

Kini, Arya berhasil memangkas berat badannya menjadi 85 kilogram.

Baca Juga: Bak Murka Sampai Ubun-Ubun, Sarita Abdul Mukti Tak Sudi Bertemu dengan Jennifer Dunn hingga Lempar Komentar Nyelekit, 'Beraninya Nyindir-nyindir'

Usahanya itu berkat berbagai cara yang dilakukan.

Mulai dari operasi pengecilan lambung, olahraga yang dibimbing oleh Ade Rai hingga mengatur pola makan.

Dalam acara Pagi Pagi Pasti Happy (23/1/2020), Arya menjelaskan soal proses dirinya bisa menurunkan berat badan secara drastis.

Baca Juga: Serangan 'Panas' 5 Paranormal pada Ningsih Tinampi Usai Ngaku Bisa Panggil Nabi, Mbak You: 'Ada Settingan'

Tak disangka, Arya menyebut bahwa lambungnya telah diperkecil hingga ia tak bisa makan banyak.

"Nah awalnya dikasih tahu sama Om Ade dan dibantu sama medis yang baik, Om," jelas Arya.

Proses Arya bisa menurunkan berat badannya secara drastis

"Medisnya itu dulunya dioperasi, operasi pengecilan lambung. Jadi dibantu sama medis dikecilin (lambungnya) jadi nggak banyak lagi makannya," tambahnya.

Para pembawa acara pun penasaran, bagaimana kronologi Arya bisa memiliki tubuh yang begitu gempal.

Ayah Arya yang bernama Ade mengatakan, awalnya anaknya lahir dengan berat badan yang normal.

Hingga di usia lima tahun, Arya mengalami sakit dan diberi obat.

Setelah itu, napsu makan Arya malah tak terbendung hingga di usianya yang menginjak 10 tahun, beratnya mencapai 192 kilogram.

Baca Juga: Teddy Mulai Kelabakan dan Siap Ambil Langkah Tegas Ini Jika Dirinya Jadi Tersangka Atas Dugaan Pembunuhan Berencana Mendiang Lina

"Seingat saya, Arya lahirnya normal ya cuma 3,8 kilo. Cuma pada usia lima tahun Arya ngalamin sakit, mencret nggak mau makan. Kita bawa ke dokter, setelah kita obatin, semuanya normal tapi napsu makannya saat itu terus bertambah," jelasnya.

"Usia puncaknya, sekitar usia 9 atau 10 tahun, Arya punya bobot 192 kilogram," tambahnya.

Tak hanya itu, menurut ibu Arya, anaknya gemar makan mi instan, satu hari bisa mencapai enam bungkus, ditambah nasi, dan sering konsumsi minuman yang manis.

Baca Juga: Bak Petir di Siang Bolong, Teddy Tiba-tiba Lempar Video Saat Lina Masih Hidup dan Seret Soal Kebahagiaan:

"Arya tadinya kebanyakan makam mi. Kalo makan mi Arya abis dua bungkus, makannya satu hari tiga kali jadi enam bungkus (mi). Ditambah nasi, minya pakai telor, minumannya manis itu. Gorengan makan, (jadi) cemilanya," jelas sang ibu.

Selain operasi pengecilan lambung, Arya juga telah melakukan operasi untuk menghilangkan gelambir yang ada di tubuhnya.