Balita Alami Cedera Tulang Belakang Setelah Ayah Tiru Atraksi Akrobat

By Kirana Riyantika, Sabtu, 14 April 2018 | 17:58 WIB
Seorang ayah lakukan atraksi berbahaya dan mengakibatkan anaknya cedera (scmp)

Nakita.id – Ketika melihat adegan berbahaya di televisi biasanya kita akan membaca mengenai anjuran tidak menirukannya di rumah.

Peringatan ini dimaksudkan agar kita tidak mencoba-coba atraksi berbahaya tanpa keahlian khusus.

Karena yang melakukan atraksi berbahaya di televisi adalah orang yang berpengalaman dan punya keahlian.

BACA JUGA: Titi Kamal Curhat Repotnya Jadi Ibu 2 Anak, Warganet Sebut Ia SuperMom

Namun, seorang ayah asal China tidak mengindahkan anjuran tersebut dan bersikap ceroboh.

Seorang ayah melakukan atraksi akrobat kepada putrinya yang masih berusia 2 tahun.

Ia mencoba mengangkat anaknya ke udara dan memutar-mutar badan anaknya.

Hal berbahaya itu ia lakukan padahal ia sama sekali tidak memiliki pengalaman.

Malang, sang anak terjatuh di lantai dan yang pertama mendarat di tanah adalah kepalanya.

BACA JUGA: Ini Manfaat yang Akan Diperoleh Si Kecil Bila Diajak Masak di Dapur

Sang ayah yang panik lalu segera membawa putrinya ke dokter.

Setelah diperiksa dokter, ternyata anaknya menderita cedera tulang punggung yang sangat parah.

Bahkan, saat sampai di rumah sakit, sang anak sudah tidak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya.

“Dia tidak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya. Otot di tungkai bawahnya juga tidak memiliki kekuatan,” kata Wu Ji dokter yang menangani anak tersebut.

Dokter pun belum mengetahui apakah anak tersebut bisa sembuh total atau tidak.

Ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa aksi yang dilakukan ayah tersebut sangat berbahaya, bahkan ketika sang ayah memegang anaknya erat-erat.

BACA JUGA: Sedikit yang Tahu, 5 Hal ini Dipercaya Bawa Keberuntungan Untuk Rumah!

“Jika anda memegang lengannya terlalu longgar, maka (anak itu) akan terjatuh. Tapi, apabila anda memegang terlalu erat, itu bisa menyebabkan sikunya terkilir,” kata sang dokter.

Kejadian memilukan ini perlu kita jadikan pelajaran berharga.

Jangan pernah meniru atraksi berbahaya bila tidak memiliki keahlian khusus apalagi yang menjadi objek adalah balita.