Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Jadi Penerbangan Terakhirnya, Keponakan Kapten Afwan Ungkap Permintaan Terakhir Sang Pilot Sebelum Terbangkan Pesawat, 'Yang Bisa Cuma Pergi, Ini Dia Minta...'

By Aullia Rachma Puteri, Senin, 11 Januari 2021 | 17:45 WIB
Kapten Afwan (Instagram/ @ariekuntung Twitter/ @SriwijayaAir)

Nakita.id - Penerbangan Indonesia dirundung duka. Dan duka mendalam masih jelas kita rasakan sampai saat ini.

Sejak tersiar kabar hilangnya kontak Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, semua hati tersayat-sayat, khususnya para keluarga korban.

Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 dengan rute perjalanan Jakarta-Pontianak tiba-tiba hilang sinyal pada pukul 14.40 WIB.

Padahal saat itu, pesawat baru saja mengirimkan sinyal take off dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar 4 menit sebelum hilang.

Baca Juga: Jadi Berita Duka di Dunia Penerbangan, Kapten Rama Noya Ungkap Pengalaman Terbangkan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Sebut Kondisinya Seperti Ini

Pesawat tersebut diketahui hilang di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang di Kabupaten Kepulauan Seribu.

Dari data manifestasi yang beredar, pesawat mengangkut 62 jiwa. Rinciannya, 6 kru aktif plus 56 penumpang yang terdiri dari 46 penumpang dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.

Enam kru aktif ini salah satunya adalah Kapten Afwan, seorang pilot yang mengendalikan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Kapten Afwan tiba-tiba menjadi perbincangan banyak orang karena pesan terakhirnya pada istri dan anaknya.

Baca Juga: Menahan Tangis, Pria Ini Ceritakan Satu Keluarganya Jadi Penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang Jatuh, 'Saya Udah Enggak Punya Siapa-siapa Lagi'