Terinfeksi Bakteri Saat Mengalami Luka, Seorang Anak Meninggal Dunia

By Cynthia Paramitha Trisnanda, Kamis, 1 Februari 2018 | 10:02 WIB
Liam Flanagan ()

Nakita.id - Seorang anak laki-laki berusia delapan tahun, Liam Flanagan meninggal dunia setelah terkena bakteri pemakan daging langka.

Liam terkena bakteri mematikan tersebut setelah ia terjatuh dari sepeda beberapa waktu lalu.

Dilansir dari independent.co.uk, Liam berniat mengayuh sepedanya ke sebuah bukit, tetapi ia terjatuh dan harus mendapatkan beberapa jahitan di kakinya.

Ia telah dirawat selama beberapa hari di rumah sakit dan akhirnya diperbolehkan pulang karena keadaannya dirasa sudah membaik.

BACA JUGA: Seorang Nenek Dihukum Akibat Menebang Pohon, Alexandra Gottardo Ingin Lakukan Ini

Tetapi saat sudah di rumah, Liam mengeluh dan masih merasakan sakit di sekitar paha sampai selangkangannya.

Ibu Liam, Sara Hebard dan suaminya, Scott Hinkle memeriksa daerah yang dikeluhkan Liam dan mereka terkejut melihat warna kulit Liam di sekitar paha berubah warna menjadi keunguan.

Mereka kemudian kembali membawa Liam ke rumah sakit untuk mengetahui apa yang terjadi pada anak laki-lakinya.

Pihak rumah sakit dan dokter mendiagnosis Liam menderita fasciitis nekrosis, yaitu infeksi bakteri langka yang cukup serius dan memengaruhi jaringan bawah kulit dan otot di organ sekitarnya.

BACA JUGA: 3 Zodiak ini Mudah Tersentuh Hatinya dan Cengeng. Siapa Saja Mereka?

Bakteri ini diyakini telah masuk ke tubuh Liam melalui kontak tanah tempat ia terjatuh.

Dengan sangat terpaksa, Liam harus rela menjalani operasi bedah untuk mengamputasi sebagian tubuhnya agar hidupnya terselamatkan.

Pihak Rumah Sakit Anak Doernbecger di Portland mengatakan bahwa cara satu-satunya menyelamatkan hidup Liam dengan mengamputasi beberapa bagian tubuhnya.

BACA JUGA: Geng Sosialita Bollywood Rayakan Ulang tahun Amrita Arora ke Goa

Hebard menambahkan, "Hampir seluruh sisi kanan tubuh Liam hilang."

Kondisi Liam terus menurun dan semakin buruk sampai akhirnya pada 21 Januari, anak laki-laki ini harus kehilangan nyawanya.

Hebard menghimbau kepada semua orangtua perihal bahayanya bakteri fasciitis nekrotikanat yang bisa menghilangkan nyawa seseorang.

Ada beberapa gejala yang ditimbulkan karena bakteri ini, antara lain kerusakan kulit, gejala mirip flu, pembengkakan kulit, perubahan warna kulit serta disertai muntah dan diare.