Beginilah Dampak Mengejutkan Jika Anak Kurang Minum Air Putih

By Nia Lara Sari, Kamis, 22 Februari 2018 | 08:09 WIB
Bahaya kekurangan cairan bagi anak ()

Nakita.id - Air merupakan salah satu zat gizi penting bagi kesehatan tubuh, termasuk bagi otak sebab sekitar 55-75% tubuh kita terdiri atas air.

Selain berfungsi sebagai pelarut dan pelumas, air juga menjadi pengatur suhu serta penyedia mineral dan elektrolit bagi tubuh seperti magnesium, kalsium.

BACA JUGA: Waduh, Beberapa Selebriti Ini Terciduk Mengenakan Barang KW!

Berapa banyak air yang dibutuhkan manusia setiap hari, bergantung pada makanan yang dikonsumsi, suhu dan kelembapan lingkungan, tingkat aktivitas, serta faktor lainnya seperti jenis kelamin, usia, dan kondisi tubuh.

Namun yang pasti, jumlah yang dikonsumsi harus seimbang dengan jumlah air yang dikeluarkan tubuh setiap harinya.

Sebagai gambaran umum, setidaknya tubuh manusia membutuhkan 2 -2,5 liter (8-10 gelas) air per hari.

BACA JUGA: Dari Anak Sampai Ayah, Satu Keluarga Ini Miliki Wajah Mirip Barbie

Jumlah kebutuhan air ini sudah termasuk asupan dari air minum dan makanan.

Selain itu, asupan juga diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan tubuh.

Namun, ketika Si Kecil mengalami demam, kandungan air dalam napasnya akan meningkat.

Sebaliknya, jumlah air yang dihirup melalui napas berkurang akibat rendahnya kelembapan udara sekitar.

Banyak yang menyangka bahwa demam adalah sebuah penyakit, padahal demam hanyalah gejala dari penyakit itu sendiri.