Seperti Ketiban Durian Runtuh, Warga Sleman Tetiba Jadi Miliarder Seusai Terima Ganti Rugi Rp12M dari Proyek Tol Yogya-Bawen

By Ruby Rachmadina, Selasa, 7 September 2021 | 05:30 WIB
warga Sleman, Yogyakarta mendadak menjadi miliarder seusai menerima uang ganti rugi hingga Rp12 M (pexels.com)

Tentu saja uang ganti rugi itu seharusnya diputar kembali untuk membangun usaha di tempat yang baru.

Rupanya para warga yang mendadak menjadi miliarder ini langsung menggunakan uang ganti rugi tersebut untuk membeli hal-hal yang berharga.

Banyak warga yang memanfaatkan uang tersebut untuk membeli tanah, membangun rumah, dan juga membangun usaha kecil-kecilan.

Bahkan, ada beberapa warga yang menggunakan uang ganti rugi itu untuk membeli motor dan mobil.

Baca Juga: Dinobatkan Sebagai Istri Paling Sabar karena Tahan Gosip Perselingkuhan Raffi Ahmad, Nagita Slavina Sebut Bakal Minggat dari Rumah Jika Suaminya Lakukan Ini

Salah satu warga Pundong III, Sumarsih menuturkan jika ia menggunakan uang kompensasi itu untuk membeli tanah.

Tak hanya itu, ia pun akan membangun hunian baru di atas tanah yang baru dibelinya tersebut.

"Ya, kalau orang kampung, dari tanah kembali ke tanah lagi. Mobil itu yang orang-orang tertentu yang butuh. Dapat berapa, untuk beli tanah, membangun rumah," ujar Sumarsih yang tim Nakita.id kutip dari laman Kompas.com.

Diketahui, Sumarsih mendapatkan ganti rugi senilai kurang lebih Rp3 miliar.

Uang tersebut dibayarkan karena luas tanah yang terdampak proyek tersebut seluas 650 meter dan termasuk dua bangunan rumah yang ia miliki.

Beberapa masyarakat diketahui menggunakan uang ganti rugi tersebut dengan sangat bijak.

Jalan tol Yogyakarta-Bawen terbentang sepanjang 75,82 kilometer yang mengharuskan memotong lahan milik warga untuk proses pembangunan.

Baca Juga: Pemerintah Mulai Melonggarkan PPKM di Beberapa Wilayah, Naik Pesawat di Jawa-Bali Tidak Perlu PCR Lagi dengan Catatan...

Berdasarkan melalui proses musyawarah antara warga dengan pengelola jalan tol, terjadi kesepakatan harga untuk ganti rugi.

Untuk tiap meter lahan diberikan ganti rugi dari Rp1,5 juta hingga Rp4 juta.

Karena hal ini, maka pantas saja warga Desa Pundong terkenal menjadi miliarder baru.