Covid-19 Varian Omicron pada Anak Meningkat 300 Persen, IDAI Minta Masyarakat Waspadai Gejala Covid-19 pada Anak

By Cynthia Paramitha Trisnanda, Kamis, 10 Februari 2022 | 14:49 WIB
Kasus COVID-19 pada anak terus meningkat, waspadai gejalanya (freepik/DCStudio)

Nakita.id - Semakin hari peningkatan kasus Covid-19 semenjak munculnya varian Omicron semakin terlihat.

Hingga hari ini, Indonesia mencatat keseluruhan kasus pasien positif Covid-19 sebanyak 4,58 juta.

Dari jutaan kasus tersebut, angka positif Covid-19 pada anak juga ikut meningkat.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso mengungkapkan bahwa saat ini terjadi peningkatan hingga 1.000 kasus jika dibandingkan dengan Januari 2022.

Sehingga adanya peningkatan yang mencapai 10 kali lipat atau bahkan 1.000 persen lebih.

"Jadi kalau dari Januari (ke Februari) naik 10 kali lipat atau 1.000 persen lebih. Kalau dari pekan kemarin naik 300 persen," kata Piprim dalam konferensi pers Launching Buku Pedoman Tatalaksana Covid-19 Edisi 4, Rabu (9/2/2022) mengutip dari Kompas.

Dari kasus tersebut, tercatat ada 676 kasus positif pada anak pada 24 Januari 2022 dan terus meningkat hingga hari ini.

Sehingga kasus konfirmasi positif Covid-19 pada anak ini terus mengalami tren naik yang cukup tajam.

Data per 31 Januari 2022, konfirmasi positif Covid-19 pada anak di Indonesia menjadi 2.775 kasus.

Baca Juga: Sering Disepelekan, Dokter Spesialis Paru Sampaikan Bahaya Covid-19 pada Penderita Komorbid, Khususnya pada Penderita Penyakit Jantung

Kasus tersebut kembali meningkat signifikan lagi sampai pada 7 Februari 2022 yang sudah mencapai 7.190 kasus Covid-19 pada anak.

"Artinya naiknya berapa kali? 300 persen ya laporan dari teman-teman (IDAI) di cabang, kenaikannya 300 persen dari sebelumnya (31 Januari 2022)," kata dia.