Nakita.id - Prosedur operasi caesar telah menjadi solusi yang umum dalam persalinan ketika persalinan normal atau alami tidak memungkinkan atau menjadi pilihan yang lebih aman.
Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi dan pendekatan medis terus berkembang, menghasilkan berbagai metode caesar yang bertujuan untuk meminimalkan risiko dan pemulihan pasca operasi.
Salah satu dari metode tersebut adalah ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Section), yang memiliki perbedaan signifikan dibandingkan dengan metode caesar biasa.
Mari kita jelajahi perbedaan utama antara kedua metode ini.
Metode Caesar Biasa
1. Sayatan Tunggal Vertikal
Dalam metode caesar biasa, sayatan dilakukan secara vertikal pada bagian bawah perut ibu. Ini adalah pendekatan yang telah digunakan selama bertahun-tahun dan biasanya memerlukan pemulihan yang lebih lama.
2. Anestesi Umum atau Epidural
Anestesi umum atau epidural sering digunakan dalam metode caesar biasa untuk membuat ibu tetap nyaman selama operasi.
3. Durasi Operasi
Metode caesar biasa biasanya memerlukan waktu operasi yang lebih lama karena prosedur ini melibatkan sayatan lebih besar dan manipulasi tisu yang lebih besar.
Baca Juga: Syarat dan Prosedur Melahirkan dengan Operasi ERACS Pakai BPJS, Simak!