Begini Perkembangan Bahasa Anak Usia 3 Sampai 6 Bulan yang Normal Terjadi

By Ipoel , Jumat, 4 Agustus 2017 | 07:00 WIB
Yuk cek perkembangan bahasa bayi (Saeful Imam)

Nakita.id - Perkembangan bahasa tidak hanya terjadi saat ia sudah berhasil mengucapkan kata. Ia sudah mengembangkan bahasa sejak bayi!  Hal ini disebabkan pada usia 3-4 bulan, kemampuan mendengar bayi semakin meningkat. Jadi, seperti apa ya perkembangan bahasa bayi yang norml terjadi? 

Ketika menginjak usia 3-4 bulan, bayi sudah bisa menangkap suara atau kata yang diucapkan oleh orang sekitarnya termasuh Ayah dan Ibu. Si kecil juga mulai mengeluarkan suara tertentu seperti ‘uh” atau “ah” sebagai respons atau menunjukkan keinginan untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang sudah dikenalnya.

Baca juga: Ingin Bayi Cepat Bicara? Lakukan Baby Talk ini 

Ketika kita mengajak ia bicara sambil tersenyum, ia pun akan membalas atau ikut tersenyum. Upaya yang bisa dilakukan sama seperti di usia sebelumnya dengan meningkatkan intensitas dan kualitasnya.Pada usia 4-5 bulan, bayi cenderung mengeluarkan suara-suara untuk menarik perhatikan lingkungan sekitarnya. Ia juga mulai banyak tersenyum dan tertawa, terlebih bila ia merasa senang ketika berinteraksi dengan kita.

Baca juga: Stimulasi yang Perlu Diberikan untuk Membantu Bayi Lancar Bicara

Saat membutuhkan sesuatu ia akan merengek atau menangis. Kita perlu memerhatikan kebutuhan si kecil ini dengan penuh atensi. Misalnya, saat disusui tetap jalin komunikasi sehingga bonding antara Ibu dan bayi tetap terjalin. Si kecil pun akan merasa aman dan nyaman. Hindari menunjukkan reaksi atau respon yang cenderung negatif, misalnya raut wajah sedih, murung, atau marah. Hal tersebut juga akan berpengaruh pada bayi, misalnya ia jadi rewel karena merasa tak nyaman.    

Pada usia 5-6 bulan, kemampuan bicaranya makin berkembang. Si kecil mulai menunjukkan ocehan yang lebih beragam dan banyak. Ia lebih banyak mengeluarkan suara-suara, misalnya na-na-na-na. Ibu bisa mulai berusaha mengakomodasi apa keinginannya dengan ucapannya. Misalnya, “papa-mama”. Mengucapkan pelafalan kata yang tepat akan membantu si kecil menambah kosa katanya.

Baca juga: Yuk, Ajak Bayi Bicara Biar Cerdas 

Cara tadi membuat bayi lama kelamaan akan mengikuti apa yang kita ucapkan. Pada tahapan ini ia berada pada fase menirukan sesuatu. Dia akan menirukan suara yang kita ucapkan. Cara lain yang bisa dilakukan adalah menunjukkan kartu bergambar dan sebutkan nama gambar di kartu tersebut.