Sabai Ungkap Bjorka Alami 'Sugar Rush', Kondisi Hiperaktif pada Si Kecil Akibat Gula

Kamis, 30 Agustus 2018 | 13:51
instagram.com/sabaidieter

Sabai akui Bjorka sempat mengalami sugar rush

Peningkatan cepat ini memberikan dorongan energi bagi anak-anak, diikuti dengan cepat pula oleh kemerosotan dalam tingkat energi.

Si Kecil yang mengalami sugar rush ini umumnya mengalami peningkatan energi dan akhirnya sulit untuk fokus pada suatu hal.

BACA JUGA: Popok Kain dan Popok Sekali Pakai, Manakah yang Terbaik bagi Si Kecil?

Namun, pendapat tersebut bebanding terbalik dengan yang dijelaskan oleh American Dietetic Association (ADA).

Menurutnya, tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa ada kaitannya gula atau makanan manis yang dapat menyebabkan hiperaktif pada Si Kecil.

Seroang ahli dari ADA, yaitu Keith Thomas Ayoob, sugar rush adalah sebuah mitos yang sudah berkembang sekitar tahun 1970, ketika seorang dokter mengurangi gula pada makanan yang dikonsumsi anak-anak dan kemudian membawa perilaku anak membaik.

Terkait hal ini, pihak ADA lebih menyarankan untuk memeriksa apakah lingkungan Si Kecil mungkin terlalu merangsang Si Kecil untuk hiperaktif.

BACA JUGA: Mengeluh Sakit pada Dada, Suami Tya Ariestya Lakukan Pemeriksaan Jantung

Anak-anak yang berada dalam pesta dan liburan lebih dapat menyebabkan perilaku yang lebih energik, meskipun mereka tidak mengonsumsi makanan dan minuman manis.

Akan tetapi, terlepas dari kondisi sugar rush, ADA menyarankan agar orangtua untuk membatasi konsumsi gula pada Si Kecil.

Pasalnya gula dapat melenyapkan selera Si kecil untuk makan makanan yang lebih sehat, seperti buah dan sayuran, serta gula dapat berkontribusi pada kerusakan gigi.(*)

Tag

Sumber Instagram, Livestrong. com