Jangan ragu untuk menghubungi dokter tentang kurangnya gerakan bayi dalam perut.
3. Hitung jumlah gerakan
Banyak dokter mendorong pasien mereka untuk menghitung jumlah tendangan setiap hari untuk melacak pergerakan bayi.
Moms bisa melakukan hal ini selama kehamilan, sepanjang trimester terakhir.
Dengan tahu jumlah tendangan bayi secara berkala, kita pun akan tahu bila sewaktu-waktu pergerakan bayi mulai berkurang.
Aturan umum dalam menghitung jumlah tendangan ialah merasakan 10 gerakan tendangan, pukulan, perubahan posisi bayi dalam periode dua jam.
Baca Juga: Cara Mengukur Gerakan dan Tendangan Janin, Penting Diketahui!
4. Dorong gerakan bayi
Jika Moms sibuk hingga tidak memerhatikan bayinya bergerak, sebaiknya sisihkan waktu setiap hari selama trimester terakhir untuk fokus pada gerakan bayi.
Berbaringlah di sisi sebelah kiri dan rasakan tendangannya.
Minum segelas air dingin atau jus dengan sedikit gula guna mendorong gerakan bayi yang mungkin sedang dalam keadaan tidur.
Baca Juga: Cara Menghitung Gerakan Janin, Ini Alasan Tendangan Si Kecil Bisa Menguat dan Melemah
Menurut sebuah penelitian di Harvard Medical School, menghitung dan memerhatikan dengan seksama gerakan janin dalam rahim dapat menurunkan risiko kematian janin dalam kandungan.