Ia mengaku bahwa kemana pun ia pergi, ia selalu kepikiran dengan ibunya yang tengah berjuang melawan penyakit yang mengerikan itu.
"(Kepikiran) pasti, pasti kepikiran," kata Agus Yudhoyono saat ditemui tim Grid.ID di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2019).
"Saya kan akan terus turun ke lapangan, berbagai daerah untuk menyemangati masyarakat di sana-sini," lanjutnya.
"Tapi sebetulnya di saat yang bersamaan saya pun sedang menghadapi situasi yang tidak ringan, sesuatu yang berat, perlu disemangati juga," tutur Agus lagi.
Namun, rupanya anak sulung pasangan SBY dan Ani Yudhoyono ini selalu teringat pesan yang disampaikan oleh sang ibunda bahwa hidup adalah sebuah perjuangan
Baca Juga : Selalu Dihujat, Hilda Vitria Curhat Kehilangan Pekerjaan Sampai Nangis-Nangis di Sebelah Ibunda
"Insya Allah justru saya mengingat pesan Ibu Ani bahwa hidup itu adalah perjuangan," ungkapnya.
"Apapun ujian kita hadapi hadapi dengan tegar dengan optimisme, insyaAllah kita juga melewati ujian itu maka kita akan naik kelas," jelas Agus.
"Saya juga selalu berdoa, berharap bahwa ini adalah ujian yang membuat kami naik kelas," tukas suami Annisa Pohan itu.
Walaupun berat, ia mengaku bahwa dirinya mendapatkan hikmah yang sangat besar dari penyakit yang menggerogoti sang ibunda.
"Saya juga tentunya jadi semakin memiliki empati terhadap siapapun, keluarga manapun yang mengalami ujian serupa seperti yang kami sedang hadapi," aku Agus.
"Pastinya berat, tidak ada yang pernah siap, setegar apapun orang itu, begitu mendengar ada orang yang dicinta dan dikasihi menderita kanker darah seperti Ibu Ani pasti akan berat sekali dan itu membutuhkan penguatan," pungkasnya.
Source | : | Kompas.com,Grid.ID |
Penulis | : | Salmaa Awwaabiin |
Editor | : | David Togatorop |
KOMENTAR