Nakita.id - Nama Shafa harris sempat menghebohkan publik usai melabrak Jennifer Dunn di salah satu pusat perbelanjaan.
Ia nekat lakukan hal itu lantaran Jennifer Dunn dengan tega merebut ayahnya Faisal Harris dari ibundanya Sarita Abdul Mukti.
Tak hanya melabrak, dalam sebuah video amatir tampak Shafa menjambak rambut Jennifer Dunn saking kesalnya.
Sejak saat itu Shafa dan Sarita turut diundang stasiun TV dan membeberkan masalah keluarga kecilnya yang hancur akibat orang ketiga.
Setelah Sarita dan Faisal bercerai, Shafa pun tampak aktif di media sosialnya terkait kemampuannya dalam dunia make up.
Diketahui putri kedua pasangan Faisal dan Sarita tersebut baru berumur 17 tahun.
Di usia 17 tahun ini rupanya Shafa berani mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan sekolahnya.
Sebelum akhirnya memutuskan putus sekolah, rupanya Shafa sudah berkali-kali pindah sekolah.
Bukan karena dirinya mendapatkan kasus tak baik di sekolah, tetapi bagi Shafa ia tidak menyukai sistem pendidikan di Indonesia.
Shafa memang sempat tinggal di Australia yang kemudian akhirnya harus pindah ke Indonesia akibat ulah Jennifer Dunn yang mengancam keluarga kecilnya berantakan.
Hal ini diungkapkan Shafa Harris pada salah satu wawancara di YouTube yang diunggah pada (30/07/2020).
Saat itu Shafa ditanya perihal status pendidikannya.
"Shafa itu berarti sekarang kelas?" tanya Liza M Djaprie sebagai pembawa acara.
"Enggak sekolah," jawab Shafa Harris malu-malu.
Shafa pun menyebutkan dirinya pindah sekolah berkali-kali dan sudah juga mencicipi rasanya homeschooling.
"Aku drop out kelas 11, sempat homeschooling 2 tahun. Aku pindah sekolah udah 5-6 kali, semua karena aku enggak suka gurunya," ungkap Shafa Harris.
Bahkan Shafa pernah mengundurkan diri dari sekolah saat dirinya baru masuk 2 bulan.
"Terus yang terakhir juga yang pilih sekolahnya juga ayahku terus aku enggak nyaman di sekolah itu, baru dua bulan udah (keluar)," sambungnya.
Bukan tanpa alasan, rupanya Shafa Harris mengaku dirinya tak pernah cocok dengan sistem pendidikan di Indonesia.
"Waktu di Aussie aku suka banget, beda aja di sana belajarnya lebih fun, enggak di-pressure untuk kayak nilainya harus (sempurna), temannya baik, gurunya open minded," tutur Shafa Harris.
"Apalagi waktu itu aku lagi kelas 7 terus skip kelas 8 jadi langsung ke kelas 9, lagi kenal teman baru terus disuruh pindah (Indonesia)," lanjut jelasnya.
Bukan hanya mengatakan perbedaan sistem pendidikan yang membuatnya enggan melanjutkan sekolah, rupanya pola asuh kedua orang tuanya juga mempengaruhi adik dari Shakila Harris itu.
"Ayah Bunda deal with it?" tanya Liza.
"Awalnya kayak 'enggak kamu harus sekolah', apalagi Ayah sama Bunda beda banget,"
"Kalau Ayah nilainya harus 100 kalau Bunda sebisanya aja," tutur Shafa Harris.
"Jadi aku harus buktiin sama Ayah nilaiku 100 semua padahal pas di Indo nilaiku jelek banget, tapi pas di Aussie nilaiku A semua," jelasnya.
Diakui Shafa Harris dirinya kini lebih banyak belajar setelah tak lagi duduk di bangku sekolah.
Ia juga merasa lebih nyaman karena tak harus lagi merasa dituntut untuk pintar di bidang akademis oleh sang ayah, Faisal Harris.
Source | : | YouTube |
Penulis | : | Gabriela Stefani |
Editor | : | Nita Febriani |
KOMENTAR