Nakita.id - Penyakit diabetes menjadi momok yang menakutkan, karena sangat signifikan memengaruhi kemampuan tubuh dalam memproduksi insulin.
Seperti penyakit berat lainnya, kebanyakan orang baru menyadari terkena diabetes saat sudah di stadium lanjut karena gejala awalnya tidak terlalu terlihat.
Namun jika tidak ditangani, diabetes bisa menurunkan angka harapan hidup.
BACA JUGA: Dada Terasa Panas Saat Hamil? Coba Atasi dengan 6 Langkah Ini
Oleh karenanya, penting bagi Moms mendiagnosis penyakit ini sejak dini agar tidak terlambat ditangani.
Berikut ini gejala awal diabetes yang paling umum, namun kerap diabaikan:
Sering lapar
Polyphagia atau lapar yang berlebihan, merupakan gejala umum seseorang terindikasi menderita diabetes.
Tubuh yang tidak menghasilkan cukup insulin dan tidak merespon dengan baik, maka makanan tidak akan berubah menjadi glukosa yang digunakan sebagai energi.
Hal itu menyebabkan rasa lapar akan meningkat walaupun sudah makan, sehingga menyebabkan kadar gula darah meningkat.
Jadi ketika mendadak Moms terus merasa lapar padahal sudah makan banyak, sebaiknya berkonsultasi ke dokter.
BACA JUGA: Diduga Terlalu Cemas Saat Ujian SIM, Perempuan Ini Meninggal Dunia
Haus dan sering buang air kecil
Selain sering lapar, rasa haus yang meningkat dan sering buang air kecil juga patut diwaspadai.
Ketika menderita diabetes, otomatis ginjal tidak mampu menyerap kelebihan gula.
Sebagai gantinya, Moms akan sering buang air kecil untuk membawa cairan yang berlebih sehingga menyebabkan dehidrasi.
Normalnya, orang buang air kecil 6 hingga 7 kali sehari, jadi jika melebihi itu sebaiknya kontrol ke dokter.
BACA JUGA: Cukup 20 Menit, Lakukan Gerakan Ini Agar Cepat Pulih Usai Melahirkan
Kelelahan luar biasa
Gejala lain ialah merasa lelah luar biasa dan sering, disamping Moms selalu merasa lapar.
Hal ini disebabkan sel tubuh tidak memiliki cukup glukosa untuk diubah menjadi energi.
Penglihatan kabur
Kondisi tubuh yang tiba-tiba kabur juga menjadi tanda awal diabetes.
Adanya perpindahan cairan menyebabkan lensa mata membengkak dan mengalami perubahan bentuk.
Hal itu tentu memengaruhi fokus mata, sehingga menjadi kabur melihat hal di sekitar.
Berat badan turun drastis tanpa alasan
Berkurangnya angka timbangan padahal Moms tidak sedang diet dan olahraga rutin?
Jangan gembira dulu Moms, karena ini bisa menjadi tanda awal indikasi diabetes.
Karena tubuh tidak bisa lagi menggunakan glukosa sebagai sumber energi, maka lemak dan otot mulai dibakar sebagai energi sehingga berat badan pun turun drastis.
Kulit menjadi gatal
Kelebihan gula yang dibawa melalui urin akan membutuhkan cairan dari jaringan tubuh lain, termasuk kulit.
Kulit yang kering membuat Moms merasa gatal dan akan menggaruknya terus menerus, sehingga kulit bisa rusak.
Selain itu, kulit yang gatal juga disebakan oleh infeksi jamur yang umum pada penderita diabetes.
Lambat sembuh jika mengalami luka
Jika Moms mengalami luka dan sangat lambat sembuhnya, juga menjadi gejala diabetes yang lain.
Kadar gula darah yang tinggi tidak hanya menyebabkan pembengkakan pada luka, namun mengakibatkan sirkulasi darah memburuk.
Akibatnya, darah pun sulit memperbaiki area kulit yang terluka.
Warna kulit berubah gelap
Acanthosis nigricans merupakan kondisi kulit yang mengalami bercak kulit berwarna gelap.
Masalah kulit ini biasanya timbul di lipatan kulit seperti leher, ketiak, selangkangan, di dalam siku, di belakang lutut, dan jari-jari tangan.
Kesemutan
Jika tangan atau kaki mendadak mengalami mati rasa dan kesemutan juga merupakan tanda umum menderita diabetes.
Sirkulasi darah yang memburuk karena gula darah yang tinggi, selanjutnya akan menyebabkan kerusakan syaraf.
Jadi jika Moms merasakan salah satu atau banyak gejala diatas, segera konsultasikan diri ke dokter.
Penyakit diabetes adalah penyakit yang bisa menyebabkan komplikasi serius, jadi deteksi dini sangat penting agar dapat segera ditangani.
Source | : | Bright Side |
Penulis | : | Erinintyani Shabrina Ramadhini |
Editor | : | David Togatorop |
KOMENTAR