Nakita.id - Sudah dua tahun lamanya, pandemi virus corona atau Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir.
Malah, Indonesia disebut memasuki fase gelombang kedua di mana angka infeksi Covid-19 kembali meningkat.
Bukan hanya itu saja, virus corona dikatakan sudah bermutasi menjadi lebih kuat dan lebih mudah menular.
Salah satu yang menjadi perhatian saat ini adalah virus corona varian delta karena bisa menular hanya dengan berpapasan.
Baca Juga: Virus Corona Varian Delta Bikin Resah Satu Indonesia? Ikut Vaksin Covid-19 Solusinya
Secara umum, gejala virus corona biasa akan menyebabkan tubuh mengalami demam, batuk kering dan sesak napas.
Seperti penyakit pernapasan lain, Covid-19 dapat menyebabkan gejala ringan, termasuk pilek dan sakit tenggorokan.
Meski demikian, sekitar 80 persen kasus Covid-19 dapat pulih tanpa perlu melakukan perawatan khusus.
Melansir dari Tribunnews.com, kini varian delta menjadi varian paling dominan di seluruh Indonesia.
Sebuah penelitian mengungkap kalau varian delta 60 persen lebih menular ketimbang varian asli Wuhan, China.
Varian delta ini juga dikenal sebagai B.1.617.2 di mana terdeteksi di India.
Meski vaksin bekerja efektif melawan varian delta, tapi varian ini juga memiliki peluang untuk bermutasi pada orang yang belum divaksin.
Kabar buruknya, varian delta ini sudah tersebar di 80 negara dan terus mengalami mutasi.
Lantas seperti apa gejala jika terinfeksi varian delta?
Varian delta akan menyebabkan orang sakit parah dalam waktu tiga atau empat hari.
Bagi orang muda, varian delta akan terasa seperti flu disertai pilek.
Namun berbeda dengan pilek, mereka yang memiliki varian delta bisa menularkan virus ke orang lain terutama yang belum divaksinasi sepenuhnya.
Semua orang tetap harus waspada terhadap gejala lain dari virus corona yaitu demam, batuk, sesak napas, sakit kepala, kelelahan atau kehilangan indera perasa atau penciuman.
Dengan meningkatnya kasus virus corona ini, kalian bisa mencegah penularan varian delta dengan sejumlah hal.
- Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas / kekebalan tubuh meningkat.
- Mencuci tangan dengan benar secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol.
- Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut dengan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).
- Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.
- Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut (segitiga wajah).
- Gunakan masker dengan benar hingga menutupi mulut dan hidung ketika sakit atau saat berada di tempat umum.
- Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cuci tangan.
Source | : | tribunnews |
Penulis | : | Diah Puspita Ningrum |
Editor | : | Diah Puspita Ningrum |
KOMENTAR