Setidaknya, anak penderita kanker tidur siang selama 30 menit, sedangkan tidur malam seperti biasanya.
Mengapa begitu?
Kebiasaan seperti ini akan lebih mudah untuk mengatasi rasa lemas dan lesu yang dialaminya setelah kemoterapi.
Istirahat singkat akan membuatnya lebih berenergi kembali di sore harinya.
Anak penderita kanker tidak disarankan untuk melakukan tidur malam yang sangat panjang hingga bangun siang harinya.
Tidur seharian akan membuatnya tidak berenergi dan hanya semakin lesu.
Ditambah lagi, tidur terlalu lama akan membuatnya sulit untuk tidur malam hari, lalu jam tidurnya pun akan terganggu.
Jam tidur yang terganggu hanya akan membuatnya semakin sakit dan imunitasnya menurun.
Anak-anak setidaknya tidur selama 8 hingga 10 jam per hari.
2. Konsultasi dengan dokter
Memiliki anak yang menderita kanker menuntut Moms untuk selalu berkonsultasi pada ahlinya.
Taro dan AGLXY, Hadirkan Semangat Eksplorasi dan Keberanian Masa Kecil Lewat #ReigniteYourInnerChild
Penulis | : | Amallia Putri |
Editor | : | Poetri Hanzani |
KOMENTAR