dr. Dwi menjelaskan, panas matahari membuat suhu di sekitar tubuh meningkat.
Akibatnya, tubuh pun berusaha menormalkan kembali suhunya dengan memproduksi lebih banyak keringat.
Moms harus tahu, keringat sebenarnya tidak memiliki bau busuk.
Bau badan akan baru muncul begitu keringat bercampur dengan bakteri yang terdapat pada permukaan kulit.
Semakin banyak bakteri pada kulit, semakin kuat pula bau badan yang dihasilkan.
Meski begitu, bau matahari ini merupakan hal normal yang dialami anak-anak.
Bahkan, tidak ada kaitannya dengan salah satu penyakit dan kondisi fisik tertentu.
Lalu, bagaimana cara mengatasi anak bau matahari ini?
Untuk mengatasinya, dr. Dwi menyarankan agar anak bisa mandi dengan sabun anti bakteri, kemudian langsung ganti baju.
Hal ini dikarenakan bahan pakaian juga bisa mempengaruhi bau badan dan produksi keringat, Moms.
Selain itu, saat beraktivitas di bawah terik matahari, pilihlah pakaian berbahan katun yang dapat menyerap keringat.
Penulis | : | Shannon Leonette |
Editor | : | Nita Febriani |
KOMENTAR