Nakita.id - Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai salah satu tanaman yang kaya manfaat baik untuk manusia maupun tanaman.
Selain sebagai sumber nutrisi yang luar biasa untuk kehidupan manusia, daun kelor juga memiliki sejumlah manfaat yang signifikan dalam dunia pertanian.
Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai manfaat daun kelor untuk tanaman.
Daun kelor mengandung berbagai unsur hara seperti nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, dan zat besi.
Keberadaan unsur-unsur ini menjadikan daun kelor sebagai pupuk organik yang sangat baik untuk menyuburkan tanah.
Penggunaan daun kelor sebagai pupuk organik dapat meningkatkan kesuburan tanah secara alami.
Daun kelor dapat diuraikan dengan cepat oleh mikroorganisme tanah, menghasilkan humus yang kaya akan nutrisi.
Kandungan humus yang tinggi dapat meningkatkan struktur tanah, dan memperbaiki daya serap air.
Selain itu juga menyediakan lingkungan yang baik bagi pertumbuhan mikroorganisme tanah.
Ekstrak daun kelor memiliki sifat antijamur dan antimikroba.
Manfaatnya untuk membantu mengendalikan pertumbuhan jamur dan bakteri penyebab penyakit tanaman.
Penggunaan ekstrak daun kelor sebagai semprotan pestisida alami dapat membantu melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit.
Pemberian pupuk daun kelor dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman, menghasilkan lebih banyak daun, bunga, dan buah.
Kandungan nutrisi yang melimpah dalam daun kelor memberikan dukungan yang baik untuk fase pertumbuhan tanaman.
Air rebusan daun kelor dapat digunakan untuk merendam benih sebelum ditanam.
Senyawa-senyawa dalam daun kelor dapat merangsang perkecambahan benih dan memberikan nutrisi awal yang diperlukan oleh tunas muda.
Kandungan fitokimia dalam daun kelor, seperti senyawa antioksidan, dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres lingkungan.
Seperti kekeringan, suhu ekstrem, atau serangan patogen.
Daun kelor memiliki sifat alelopati yang dapat menghambat pertumbuhan gulma di sekitar tanaman.
Pemberian daun kelor sebagai penutup tanah dapat membantu mengontrol pertumbuhan gulma dan mencegah kompetisi nutrisi dengan tanaman yang diinginkan.
Penggunaan daun kelor sebagai pupuk organik dan pestisida alami merupakan solusi ramah lingkungan.
Tanpa menggunakan bahan kimia sintetis, kita dapat mendukung pertanian yang berkelanjutan dan menjaga keseimbangan ekosistem tanah.
Lewat Ajang Bergengsi Pucuk Cool Jam 2024, Teh Pucuk Harum Antar Anak Indonesia 'Bawa Mimpi Sampai ke Pucuk'
Penulis | : | Cynthia Paramitha Trisnanda |
Editor | : | Cynthia Paramitha Trisnanda |
KOMENTAR