Ibu Hamil Susah Makan, Apa Kabar dengan Janin?

By Gisela Niken, Kamis, 4 Mei 2017 | 03:40 WIB
Susah makan saat hamil apakah berbahaya bagi janin? (Gisela Niken)

Nakita.id – Susah makan kerap dialami banyak Ibu saat hamil muda. Mual dan muntah akibat perubahan hormon menyebabkan Ibu tidak bernafsu makan. Lalu apakah kondisi ini akan membahayakan janin? Menurut Kaimal, MD, seorang maternal fetal medicine specialist  di Massachusetts General Hospital Boston, AS, ini yang akan terjadi pada janin: 

Baca juga: Jangan Makan ini Saat Mama Hamil Muda

Ibu hamil yang susah makan untungnya tak terlalu membahayakan perkembangan janin maupun kesehatannya sendiri. “Ibu hamil hanya perlu memastikan rasa tak mau makan tersebut tidak menyebabkan kekurangan gizi. Jangan sampai gizi yang seharusnya dibutuhkan jadi tidak terpenuhi,” ujar Kaimal. 

Menurut Kaimal, beberapa jenis makanan yang penting perlu diperhatikan adalah zat besi, asam folat, serta kalsium. Pembentukan organ vital janin di trimester pertama sangat membutuhkan asupan gizi yang cukup.

Jadi, Ibu perlu memastikan mendapatkan nutrisi yang cukup misalnya zat besi dari daging merah dan asam folat dari sayuran hijau. Selain itu, Kaimal juga menjelaskan para Ibu juga perlu memastikan kecukupan kalori agar selama kehamilan tetap berenergi. Ibu juga perlu mendengarkan sinyal tubuh, jika sangat lemas ada baiknya Ibu segera mengasup makanan.

Baca juga: Ibu, Ini Makanan Wajib Agar Kehamilan Sehat di Trimester Pertama 

Jeniffer Wu, MD, seorang dokter obgin di Lenox Hill Hospital New York mengungkapkan ada langkah-langkah yang perlu diambil ketika masalah susah makan ini mulai mengganggu aktivitas Ibu hamil sehari-hari:

- Pastikan untuk tetap terhidrasi (tidak kekurangan cairan) sepanjang hari. Air sangat penting untuk keberlangsungan fungsi organ tubuh serta produksi air ketuban. 

- Makanan ringan dengan protein dan karbohidrat kompleks yang dapat membuat gula darah stabil akan membuat kenyang jadi lebih lama. Pisang, biskuit gandum, dan susu adalah contoh makanan yang bisa Ibu konsumsi di sela-sela makan utama.

Baca juga: Ibu Hamil Tidak Perlu Makan Dua Kali Lipat Dari Sebelumnya 

- Saat sulit meningkatkan nafsu makan, ada baiknya Ibu makan dengan porsi kecil hingga 6 kali per hari. Biasanya tubuh melepaskan sinyal lapar setiap dua jam. Makanan dengan porsi kecil juga membuat Ibu tak merasa mual. 

- Hindari makanan dengan rasa atau aroma tajam yang membuat mual. Mungkin saja aroma bawang putih yang biasanya disukai justru jadi perlu dihindari. Hanya Ibu yang tahu aroma dan rasa apa yang membuat mual, karena perubahan sensitivitas indra penciuman dan pengecap saat hamil sifatnya sangat individual. 

- Makanan yang diolah dengan direbus atau tidak banyak menggunakan minyak juga baik untuk kesehatan, sekaligus mencegah berat badan naik berlebihan saat hamil.