Akibat Penderita Diabetes Naik Terus, Gula Bakal Dikenakan Cukai

By Soesanti Harini Hartono, Jumat, 5 April 2019 | 12:51 WIB
Akibat penderita diabetes semakin banyak, konsumsi gula akan dikurangi melalui pengenaan cukai. (freepik)

nakita.id - Sampai saat ini, saran untuk mengurangi konsumsi gula masih berlaku mengingat angka penderita diabetes semakin hari semakin tinggi.

Baca Juga : Manfaat Serai: Menurunkan Kadar Gula hingga Mengurangi Stress

Yang menyebabkan tingginya jumlah penderita diabetes adalah pola makan tinggi lemak dan tinggi gula serta kurang aktivitas fisik.

Bila tidak ditangani, diabetes dapat memunculkan risiko komplikasi pada mata, ginjal, jantung, aneka gangguan kesehatan lainnya.

Untuk konsumsi gula perhari, menurut American Heart Association, batasan maksimal dalam sehari yang diperbolehkan pada pria adalahdelapan sendok teh (sekitar 36 gram) serta enam sendok teh pada wanita (sekitar 25 gram).

Meski sudah tahu mengonsumsi gula kebanyakan bakal berisiko pada diabetes, ternyata angka diabetes tetap tinggi, bahkan meningkat terus.

Baca Juga : Perseteruan Panas Tessa Mariska VS Nikita Mirzani, Sang Anak Diminta Jilat Kaki Agar Tak Masuk Bui

Tingginya angka penderita diabetes membuat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bakal melakukan sebuah terobosan baru. Kemenkes bakal menerapkan cukai terhadap gula maupun produk-produk makanan yang mengandung gula berlebih mungkin bisa mencegah diabetes.

"Kami berharap cukai rokok dinaikkan, tapi (cukai) gula juga harus dikenakan. Penyakit karena gula, seperti diabetes juga banyak dialami masyarakat," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan Cut Putri Arianie seperti dikutip dari merdeka.com

Baca Juga : Merokok Ketika Menyusui, Membuat Si Kecil Lebih Sering Menangis!

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2019 Kementerian Kesehatan menunjukkan, prevalensi diabetes melitus naik dari 6,9% (Riskesdas 2013) menjadi 8,5%. Hasil tersebut dari pemeriksaan gula darah.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di