Merawat Ari-ari Bayi Agar Tidak Bau Sebelum Dikubur Modalnya Cuma Bumbu Dapur Asam Jawa Campur Jeruk Nipis, Begini Cara yang Benar

By Aullia Rachma Puteri, Rabu, 27 April 2022 | 07:25 WIB
Merawat ari-ari bayi agar tidak bau (Freepik.com/engin akyurt)

Nakita.id - Merawat ari-ari bayi agar tidak bau sebenarnya sangat mudah, tapi di Indonesia ada ritual khusus sebelum ari-ari tersebut dikubur.

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, ari-ari bayi bukan sekadar organ sekali pakai pada bayi, melainkan hal mistis yang harus diperlakukan istimewa.

Pasalnya, sebagian terutama orang Jawa percaya bahwa ari-ari bayi adalah kakak kandung Si Kecil.

Meski ini hanya mitos, tapi tetap sampai sekarang ritual memperlakukan ari-ari bayi secara istimewa tetap dilakukan.

Dalam ritual ini, ari-ari akan dicuci terlebih dahulu, sebelum dikubur.

Nah, yang jadi permasalahan adalah banyak orang yang tidak tahu cara merawat ari-ari bayi agar tidak bau sebelum dikubur.

Karena menjadi salah satu organ tubuh yang sudah mati, ari-ari tetap bisa busuk dan berbau menyengat.

Jadi, cara merawat dan membersihkannya sangat perlu diketahui, khususnya bagi para Dads yang menguburkannya.

Ya, tradisi menguburkan ari-ari ini biasanya dilakukan oleh Dads dari bayi tersebut.

Baca Juga: Cara Mengubur Ari-ari Bayi Sebaiknya Diketahui Jauh-jauh Hari Supaya Tidak Bingung, Perlukah Pakai Ritual Khusus?

Mengutip Belly Belly, ada cara merawat ari-ari bayi agar tidak bau sebelum dikubur.

Karena meski sudah terkubur di tanah, ari-ari tetap bisa berbau busuk bahkan sangat menyengat kalau cara merawatnya tidak benar.