Nakita.id - Musibah gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah masih menyisakan luka yang begitu dalam bagi masyakarat.
Akibat kejadian itu, sejumlah bangunan, jalan, rumah sakit, hingga jembatan hancur rata dengan tanah.
Salah satu bangunan yang roboh ialah hotel Roa-Roa di Lolu Selatan.
Banyak korban yang dikabarkan mengalami luka-luka dan meninggal dunia akibat tertimpa runtuhan bangunan Hotel Roa-Roa.
Beberapa di antaranya yang menjadi korban jiwa reruntuhan Hotel Roa Roa adalah dua atlet paralayang, Gleen Mononutu dan Petra Mandagi.
Baca Juga : Sederhana, Cemilan Nastusha Ini Ternyata Bisa Cegah Kanker Hingga Meningkatkan Fungsi Otak
Meski banyak korban meninggal dunia tetapi beruntungnya masih ada pula korban yang selamat.
Salah satunya adalah anak berusia 15 tahun yang memberikan kesaksian dirinya selamat dari runtuhan hotel Roa Roa.