Merasa Punya Sifat Baik? Nah! Peneliti Sebut Orang Baik Mudah Bangkrut Keuangannya, Ini Penjelasannya

By Kirana Riyantika, Minggu, 21 Oktober 2018 | 12:16 WIB
Orang baik cenderung akan bangkrut dalam hal keuangan (iStock)

Nakita.id – Salah satu hal yang menjadi pondasi keberlangsungan hidup suatu rumah tangga adalah hal keuangan.

Meski terdapat ungkapan ‘uang bukan segalanya’ namun nyatanya banyak kebutuhan yang membutuhkan uang untuk mendapatkannya.

Mulai dari membeli kebutuhan makanan, kebutuhan sandang, kebutuhan papan, uang sekolah anak-anak, dan banyak kebutuhan lainnya memerlukan uang.

Tentunya, setiap rumah tangga ingin memiliki keadaan keuangan yang kuat, sehingga masa depan anak-anak terjamin.

Baca Juga : Eksklusif: Keturunan Keraton Solo, Dokter Reisa Lakukan Prosesi Tedhak Siten yang Mulai Banyak Dilupakan Orang

Dikutip dari Kompas.com, terdapat penelitian yang mengungkapkan pernyataan mengejutkan mengenai keuangan.

Peneliti mengungkapkan bahwa orang baik justru berpotensi lebih banyak mengalami kebangkrutan dalam hal keuangan.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Menurut peneliti, orang baik cenderung memiliki kondisi keuangan rendah karena biasanya ia lebih tidak menghargai uang dibandingkan orang lain yang memiliki sifat kurang menyenangkan.

Hal ini dikarenakan kebanyakan orang baik akan suka berbagi dan menganggap uang bukanlah hal utama.

Salah satu peneliti bernama Joe Gladstone mengungkapkan bahwa riset membuktikan keramahan memiliki korelasi dengan kesulitan keuangan karena tidak berhemat.

Orang baik menjadi tidak hemat karena cenderung tidak pelit, selalu menolong orang lain, dan tidak gigih menabung.