Hal ini bisa terjadi kapan saja, baik sejak anak dari usia bayi dan dapat saja berlanjut hingga usia dewasa.
Salah satu contoh yaitu pola asuh orang tua yang bersifat tempramen dihadapi dengan anak yang bersifat tempramen pula. Tidak rutinnya orang tua memberikan makanan yang bervariasi juga bisa menjadi salah satu penyebab.
Baca Juga: Si Kecil Sulit Makan Sayur? Bayam Krispi Bisa Jadi Solusinya!
Apabila anak mengalami salah satu dari ciri-ciri di atas dan sulit makan, Moms bisa membawa mereka untuk menemui psikiater atau psikolog agar bisa menemukan latar belakang permasalahannya.
Cara lain yang bisa Moms lakukan yaitu dengan melakukan pendekatan kognitif dengan mengajaknya berkomunikasi tentang masalah yang mereka hadapi.
Jangan lupa untuk selalu menyediakan menu makan yang bervariasi, agar anak selalu menyoba makanan baru dan terbiasa hingga mereka besar nanti.
#GridNetworkJuara
Source | : | Tabloid Nakita |
Penulis | : | Bela Moneta |
Editor | : | Cynthia Paramitha Trisnanda |
KOMENTAR