Mulai dari perasaan bahagia yang ekstrem hingga kecemasan atau ketakutan berlebih pada bayinya.
Sementara itu, pada trimester kedua dan ketiga, seringnya ibu hamil menangis tidak hanya disebabkan oleh perubahan hormon.
Pada usia kehamilan tersebut, faktor stres juga bisa memengaruhi.
Ya, di trimester kedua dan ketiga, ibu hamil biasanya lebih banyak merasa khawatir dan bingung soal kondisi kehamilan.
Apalagi menjelang kelahiran, ada banyak persiapan yang harus dituntaskan.
Maka dari itu, Dads harus lebih bersabar ya menghadapi Moms yang mendadak sering menangis.
Jadi, jangan percaya kalau perubahan emosi ibu hamil jadi lebih cengeng merupakan tanda hamil anak perempuan.
Source | : | Healthline,Nakita.ID |
Penulis | : | Diah Puspita Ningrum |
Editor | : | Diah Puspita Ningrum |
KOMENTAR