Teruslah berkomunikasi dengan penuh kesabaran dan ketekunan.
Ingatlah bahwa komunikasi yang efektif membutuhkan waktu dan usaha, dan terkadang butuh beberapa percobaan sebelum berhasil.
8. Temukan Titik Temu
Meskipun Moms mungkin memiliki perbedaan pendapat dengan pasangan yang keras kepala, ada kemungkinan bahwa ada titik persamaan di antara kalian.
Coba cari titik persamaan tersebut dan gunakan sebagai dasar untuk membangun kesepahaman dan kerjasama. Ini dapat membantu meredakan ketegangan dan memperkuat hubungan.
9. Minta Bantuan dari Pihak Ketiga
Jika Moms merasa sulit untuk berkomunikasi dengan pasangan yang keras kepala secara langsung, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari pihak ketiga, seperti terapis atau penasihat hubungan.
Mereka dapat memberikan wawasan dan keterampilan komunikasi yang dapat membantu Moms mengatasi kesulitan dalam berkomunikasi.
10. Jaga Keseimbangan Antara Diri Sendiri dan Hubungan
Terakhir, penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan kepentingan sendiri dengan kebutuhan dan kepentingan hubungan.
Meskipun penting untuk berkomunikasi dengan pasangan, jangan sampai melupakan diri sendiri.
Baca Juga: Bolehkah Meminjamkan Uang ke Pasangan? Ketahui Pro dan Kontranya
Penulis | : | Diah Puspita Ningrum |
Editor | : | Diah Puspita Ningrum |
KOMENTAR