Nakita.id – Kelahiran bayi prematur (28-36 minggu kehamilan) bisa terjadi karena berbagai faktor. Umumnya karena ibu hamil mengalami infeksi.
Tak hanya itu infeksi kehamilan menyebabkan berbagai dampak lain.
Sebut saja pertumbuhan janin terhambat, berat badan lahir rendah, dan mudah terserang penyakit karena sistem imunitas belum terbentuk sempurna.
Baca Juga : Berita Kesehatan Wanita: Bayi Lahir Prematur, Umumnya Disebabkan Infeksi Kehamilan
Risiko kematian pun mengintai lantaran bayi belum siap hidup di luar rahim dengan paru-paru dan hati yang belum matang.
Pada kehamilan berikutnya, ibu juga berisiko melahirkan bayi prematur.
Maka dari itu dr. Hasnah Siregar, Sp.OG, dari RSAB Harapan Kita, Jakarta, mengatakan jauh lebih baik mencegahnya.
Baca Juga : Informasi Kehamilan Sehat Bulan 4 : Deteksi Kelainan Janin dengan Memeriksa Air Ketuban
Apalagi kita tahu infeksi kehamilan yang sudah terjadi banyak yang tidak ada obatnya.
Jadi kalau sudah terjadi, ya kita harus pasrah menghadapi kenyataan yang bisa terjadi.
Semisal bayi lahir prematur, bayi meninggal, bayi lahir cacat, ataupun sakit.
Berikut beberapa langkah yang mesti dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi pada ibu hamil:
Rekomendasi Sunscreen untuk Si Kecil: Gently Sunscreen SPF50+ PA++++ dengan Serum Anti-Polusi!
Penulis | : | Gazali Solahuddin |
Editor | : | Gazali Solahuddin |
KOMENTAR