Pemilik Diabetes Bisa Lebih Lega, Hanya dengan Iseng Bakar Daun Salam Lalu Menghirup Aromanya, Kadar Gula Darah Terjaga Seketika

By Kirana Riyantika, Rabu, 1 September 2021 | 08:55 WIB
Tak terduga, iseng bakar daun salam ternyata bisa mengontrol kadar gula darah (Pexels.com/Karolina Grabowska)

Nakita.id - Daun salam selama ini kerap dimanfaatkan sebagai bumbu dapur.

Bagi masyarakat Indonesia, daun salam bisa menambah cita rasa masakan jadi lebih menggugah selera.

Tahukah Moms, bahwa selama berabad-abad pohon salam dianggap suci.

Baca Juga: Bisa Langsung Dicoba Malam Ini, Iseng Bakar Daun Salam di Dalam Kamar Ternyata Bisa Buat Tubuh Rasakan Perubahan Luar Biasa Ini

Sebab, daun salam memiliki banyak khasiat dalam bidang kesehatan.

Daun salam diketahui memiliki sifat anti-bakteri dan anti-inflamasi.

Oleh karenanya, daun salam diyakini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Melansir deccanchronicle.com, daun salam bahkan efektif untuk mengobati diabetes.

Bukan hanya dengan dicampur ke masakan atau diseduh dengan air panas, tapi bisa juga dengan cara dibakar.

Cara membuat daun salam bakar tidaklah sulit.

Mula-mula Moms perlu menyiapkan beberapa lembar daun salam, lalu letakkan di atas asbak.

Bakar daun-daun salam tersebut.

Moms akan mencium aroma daun salam yang khas.

Baca Juga: Rutin Setiap Hari Minum Teh Daun Salam Setiap Pagi, Tak Terduga Masalah Kesehatan Ini Akan Hilang dalam Sekejap

Lalu hirup aroma daun salam tersebut selama kurang lebih 10 menit.

Mungkin Moms bertanya-tanya, apa kaitan menghirup aroma daun salam bakar dengan kadar gula darah pada penyandang diabetes?

Daun salam mengandung linalool, senyawa yang dikenal untuk mengobati stres dan kecemasan.

Menghirup aroma daun salam selama kurang lebih 10 menit bisa membantu membuat perasaan menjadi lebih baik.

Melansir Healthline, stres bisa memicu peningkatan kadar gula darah.

Ketika stres, maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol dan adrenalin.

Hormon kortisol dan adrenalin ini akan masuk ke aliran darah.

Ini menyebabkan tingkat pernapasan dan detak jantung meningkat.

Baca Juga: Penyandang Diabetes Pantas Bergembira, Ternyata Hanya Menambahkan Daun Salam ke Masakan Selama Sebulan Efektif Mengontrol Kadar Gula Darah

Tubuh kemudian akan merespons dengan mengelurakan simpanan glukosa dan protein dari hati ke aliran darah.

Ini bertujuan supaya glukosa dan protein bisa diolah menjadi energi.

 

Jika tubuh tidak mampu mengubah glukosa menjadi energi, maka glukosa akann menumpuk di aliran darah.

Akibatnya, kadar gula darah meningkat.

Oleh karenanya, menjaga kestabilan mental dan pikiran sangat penting untuk mengontrol kadar gula darah, terutama bagi penyandang diabetes.