Depresi pascamelahirkan (Postpartum Depression/PPD) adalah masalah serius yang memengaruhi banyak ibu baru.
Di antara perempuan, depresi adalah penyebab utama rawat inap non-obstetrik, (diluar poli kebidanan).
Karena PPD dapat memiliki dampak besar pada kesehatan Moms dan bayi, menemukan cara untuk mencegah dan mengobati gangguan sangat penting.
Baca Juga : Pernah Jadi Pacar Nafa Urbach, Yuk Intip Ruang Tamu Primus Yustisio!
Apakah langkah-langkah pencegahan dapat membanntu Moms menghindari PPD yang mungkin saja dialami seusai melahirkan?
Tentu, memahami faktor-faktor risiko yang terkait dengan PPD dapat membantu.
Berikut perempuan yang berisiko lebih tinggi mengembangkan PPD termasuk:
- Mereka yang memiliki riwayat depresi dan kecemasan
- Insiden PPD di masa lalu
- Konflik rumah tangga
- Riwayat keluarga dengan PPD
- Riwayat baru peristiwa kehidupan yang penuh stres seperti komplikasi kehamilan
- Tidak didukung oleh orang sekitar