Sekitar 10 hingga 14 hari (minggu 4) setelah pembuahan, blastokista (sel berisi cairan) akan ditanamkan di endometrium.
Kondisi ini dapat menyebabkan pendarahan implantasi, yang sering dikira menstruasi ringan.
Pendarahan implantasi cenderung berlangsung kurang dari tiga hari dan tidak memerlukan perawatan.
4. Moody
Kadar estrogen dan progesteron meningkat tajam saat kehamilan.
Peningkatan hormon ini dapat membuat Moms lebih emosional atau sensitif dari biasanya.
Perubahan suasana hati sering terjadi selama kehamilan dan dapat menyebabkan perasaan depresi, mudah marah, cemas, dan euforia.
5. Lebih sering buang air
Selama hamil, tubuh meningkatkan jumlah darah yang dipompa.
Hal ini menyebabkan ginjal memproses lebih banyak cairan dari biasanya.
Hormon juga menjadi penyebab ibu hamil lebih sering pergi ke kamar mandi. Bahkan bisa jadi Moms tanpa sadar buang air kecil alias ngompol.
Baca Juga: Mengenal Beragam Ciri-ciri Hamil Anak Perempuan yang Jarang Disadari
Penulis | : | Diah Puspita Ningrum |
Editor | : | Diah Puspita Ningrum |
KOMENTAR